Ada Warganya Terpapar Covid-19, Dusun Brumbung Bangsri Jombang Dilockdown

  • Share
Akses jalan keluar masuk ke Dusun Brumbung, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, ditutup dengan portal bambu. Setelah ada warganya terpapar Covid-19.

FaktaJombang.com – Akses jalan menuju Dusun Brumbung, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditutup. Wilayah ini dilockdown menyusul ada warganya terpapar Covid-19.

Pantauan di lokasi, Jumat (9/7/2021), dua jalan sebagai akses keluar masuk warga di Dusun Brumbung, Desa Bangsri, ditutup menggunakan portal berbahan bambu. Di bagian tengah bambu yang melintang itu, terpasang banner bertulis “PPKM Darurat Covid-19 Dusun Brumbung”. Di pojok kanan bawah, terdapat tulisan “Kartar Tunas Bangsa” berukuran kecil.

Ketua Karang Taruna Dusun Brumbung, Nurudin (35) membenarkan, penutupan dilakukan di dua jalur keluar masuk dusun setempat setelah pihaknya menerima informasi jika ada warga dusun setempat terpapar Covid-19.

Hanya saja, dari dua jalan yang ditutup tersebut, satu di antaranya diberlakukan dengan sistem buka tutup. Dan dijaga oleh anggota karang taruna dan warga lain secara bergantian.

“Hingga saat ini, sudah 5 hari kita lakukan penutupan jalan. Rencananya, penutupan jalan tersebut hingga tanggal 20 Juli 2021,” katanya, Jumat (9/7/2021).

Tidak hanya itu, Nurudin mengatakan sudah melakukan empat kali penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara gotong royong bersama anggotanya. Sasarannya, lanjutnya, tidak hanya lingkungan warga yang terpapar. Melainkan menyeluruh satu dusun Brumbung.

Sementara Kepala Desa Bangsri, Suradi saat dikonfirmasi membenarkan, jika ada warganya yang terpapar virus Corona, sehingga dilakukan penutupan pada dua jalan menuju Dusun Brumbung.

“Penutupan jalan itu kami berlakukan, setelah kami mendapat infomasi dari Puskesmas jika ada warga kami yang positif Covid-19. Kalau yang terpapar dua orang. Satu di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Suradi pada FaktaJombang,com, Jumat (9/7/2021).

Suradi juga membenarkan, sudah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tersebut sebagai upaya sterilisasi dari Covid-19.

“Kami sudah lakukan penyemprotan disinfektan setiap 3 hari sekali,” katanya.

Pihaknya juga berharap, warga Bangsri maupun warga Kabupaten Jombang tetap mematuhi dan disiplin protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Ini demi keselamatan kita bersama,” tutup Suradi. *)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *