Aneh, di SID Proyek Rp 155 Juta Bangsri Jombang Tertera Sistem Pembuangan Air Limbah

  • Bagikan
proyek sanitasi di bangsri plandaan jombang
Nama proyek saluran di Dusun Jambe, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang yang berbeda nama antara di prasasti dengan data di laman SID Kemendes RI.

FaktaJombang.com – Selain sudah berlubang dan retak di sejumlah titik, tampaknya ada yang aneh pada proyek pembangunan sanitasi lingkungan di Dusun Jambe, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, tahun anggaran (TA) 2019.

Anehnya, ada perbedaan pada nama kegiatan atau proyek. Jika di prasasti, proyek ini bernama pembangunan sanitasi lingkungan. Sedangkan pada data di laman Sistem Informasi Desa (SID) Kementerian Desa (Kemendesa), proyek ini bernama Pembangunan/ Rehabilitasi/ Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah.

Untuk nilai anggarannya, sama. Hanya berbeda pada nominal sen. Pada prasasti proyek, tertera senilai Rp 155.297.479.80. Sedangkan di data SID Kemendes Rp 155,297,479 atau tidak ada angka sen.

Sumber FaktaJombang.com mengaku heran, adanya perbedaan nama yang tertera di prasasti dengan laman SID Kemendesa. “Saya kok yakin, jika di laman SID Kemendesa itu yang benar,” katanya kepada FaktaJombang.com, Kamis (4/2/2021).

Dengan begitu, ia mencurigai adanya upaya mengelabui publik terutama warga Desa Bangsri, kalau proyek tersebut menjadi fasilitas pembuangan limbah salah satu pabrik yang berdiri di Dusun Jambe.

“Dengan data di SID Kemendesa, proyek ini patut dicurigai sebagai fasilitas pabrik pengolahan bulu ayam menjadi tepung di Dusun Jambe. Sementara di prasasti tertera pembangunan sanitasi lingkungan gitu saja. Nah, ini bentuk mengelabui publik,” beber sumber yang enggan disebut namanya ini.

Ia juga sangat menyayangkan, jika proyek saluran air tersebut seolah mengesampingkan kepentingan warga Desa Bangsri. “Limbah itu kan disalurkan lewat saluran itu. Tentu, baunya menyengat. Dan bau itu terjadi sampai saat ini,” katanya.

Sumber berharap, agar OPD (organisasi perangkat daerah) terkait bisa meluruskan hal tersebut. “Saya harap dinas terkait, bisa turun dan investigasi terkait hal ini,” pungkasnya.

Sayangnya, hingga berita ini diunggah, Kepala Desa (Kades) Bangsri, Suradi, belum bisa dihubungi. FaktaJombang.com masih berupaya mengonfirmasi terkait kondisi proyek saluran sanitasi lingkungan yang sudah rusak tersebut. (gh/af)

Baca Sebelumnya: Saluran Irigasi Rp 155 Juta di Bangsri Jombang Berlubang dan Nyaris Roboh

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *