Antrean Solar Mengular di Jombang, Sopir Truk Rela Menunggu Berjam-jam

  • Bagikan
Kondisi kendaraan sedang mengantre mengisi solar di SPBU Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

FaktaJombang.com – Sejumlah kendaraan besar mengatre mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Bahkan, antrean kendaraan sampai memadati ruas kanan jalan nasional satu arah penghubung Surabaya – Madiun ini.

Antrean kendaraan tersebut diduga karena solar sedang langka atau sulit didapatkan. Ini terjadi dalam beberapa waktu terakhir dan hampir semua wilayah mengalaminya.

Para sopir truk yang mengatre juga terpaksa rela menunggu cukup lama agar bisa mendapatkan bahan bakar untuk kendaraannya itu.

Tumirin, salah satu pengemudi truk asal Banyuwangi, mengaku kesulitan mendapatkan solar di sepanjang perjalanannya. Di Jombang ini, dirinya harus menunggu hingga satu jam untuk mendapatkan solar tersebut.

Menurutnya, hampir semua pom bensin atau SPBU yang dia lewati mulai dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, hingga sampai Jombang, stoknya kosong.

“Saya disini satu jam. Kalau harga tetap, cuma nyarinya agak sulit sekarang. Kalau ada ya antre seperti ini. Ada yang dibatasi, ada yang nggak. Tergantung SPBU-nya,” ujar Tumirin, Jumat (1/4/2022).

Tumirin sendiri mengaku sedang perjalanan menuju Yogyakarta. Truk yang dia kemudikan membawa muatan buah naga dan harus segera dikirim ke sana. Dia sempat khawatir tidak bisa melanjutkan perjalanannya ke Yogyakarta jika kehabisan bahan bakar.

“Saya angkut buah naga dari Banyuwangi. mau dibawa ke Yogyakarta. Harapannya, semoga pemerintah mengatasi ini agar solar tidak langka lagi,” katanya.

Selain di Jalan Gatot Subroto, beberapa SPBU di Jombang juga dilaporkan kehabisan pasokan bahan bakar solar.

Di SPBU yang masih memiliki stok pun membuat kebijakan bervariasi. Ada yang membatasi pembelian konsumen maksimal Rp 200 ribu, namun ada pula yang membebaskan berapapun jumlah pembelian.

“Di sini saya los, tidak dibatasi,” tandas petugas keamanan SPBU setempat. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *