Astagfirullah, Bapak di Jombang Diduga Cabuli Anak Kandungnya

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi

FaktaJombang.com – Entah apa yang ada di benak TN, hingga dia diduga tega mencabuli bocah perempuan yang tak lain putri kandungnya sendiri. Bocah bernasib malang itu, sebut saja Melati, adalah anak pertamanya.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan, TN memiliki 4 anak. Sedangkan Melati adalah anak sulung TN yang masih duduk di bangku SMP.

“Anaknya pertama yang jadi korban. Dan yang saya tahu, pelaku punya 4 anak,” kata sumber.

Dikatakannya, berdasarkan informasi yang diterima, Melati mengalami perlakuan bapaknya yang tidak patut ditiru itu, lebih dari satu kali. Sumber tidak menjelaskan, kejadian yang menimpa Melati sudah berapa kali.

“Yang saya ketahui, pelaku melakukan itu lebih dari satu kali,” sambungnya.

Sumber juga mengatakan, kalau pelaku diduga melampiaskan hawa nafsunya ke putri kandungnya sendiri itu, tidak hanya di rumah. Dia menyebut, korban sempat diketahui dibawa pelaku ke luar rumahnya. Meski selama ini, dirinya dan sejumlah tetangganya, tidak pernah mencurigai gelagat TN ketika mengajak Melati, karena mamang bapaknnya.

Selang beberapa waktu, Melati diketahui tidak pernah berangkat ke sekolah. Sumber menyebut, dimungkinkan hal itu karena beban psikologis yang dialami Melaiti.

“Tentunya, korban mengalami trauma berat atas kondisi yang dialaminya,” papar sumber.

Hingga kemudian, lanjut sumber, Melati pun menceritakan pengalaman pahit yang dilakuukan bapak kandungnya sendiri, ke saudara dan ibunya.

“Kemudian korban cerita ke ibunya. Akhirnya, ibunya melaporkan suaminya itu ke polisi. Informasinya juga sudah ditangkap,” pungkas sumber.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan saat dikonfirmasi memastikan, jika yang bersangkutan sudah diamankan. Kendati demikian, pihaknya masih belum bisa menjelaskan secara detail terkait kasus asusila ini.

“Sudah ditahan sejak Jumat. Belum boleh dirilis, karena mengingat posisi korban anak,” jawab AKP Teguh Setiawan melalui pesan WhatsApp-nya, Senin (14/2/2022) siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *