Banjir Bandang Terjang Bareng Jombang, 2 Jembatan Putus, Belasan Rumah Rusak

  • Bagikan
jembatan desa banjaragung putus
Jembatan di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang, terputus.

FaktaJombang.com – Desa Bareng dan Banjaragung diterjang bencana banjir bandang, Senin (1/2/2021) sekitar pukul 18.30 WIB. Paling parah, melanda Desa Banjaragung. Belasan rumah warga di desa ini rusak parah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam tragedi banjir di Desa Banjaragung ini. Namun, banjir bandang ini menghanyutkan 2 jembatan penghubung antar desa.

Banjir bandang terjadi dari luapan air sungai Pakel yang membawa material kayu dan lumpur. Kejadian ini, membuat warga setempat tak bisa menyelamatkan barang-barang atau perabotan rumahnya. Warga hanya berupaya menyelamatkan diri dan keluarganya dengan mencari tempat lebih tinggi.

Kepala Desa (Kades) Banjaragung, Hasan Sulaiman mengatakan, banjir bandang menerjang dua dusun yakni Banjaragung dan Banjarejo.

“Sebanyak 75 KK (kartu keluarga) yang terdampak. 16 rumah rusak berat, dan lainnya tergenang lumpur. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” katanya.

Selain itu, kata Kades Hasan, ada dua jembatan rusak dijerjang banjir bandang. “Warga mengeluhkan banyak perabot rumah tangga yang hanyut dan rusak,” jelasnya.

Sementara Kasnan, salah satu korban banjir bandang mengatakan, banjir tersebut membuat tembok rumahnya roboh.

“Jembatannya rusak dulu, air terus naik lalu rumah saya kena. Ayam ternak hilang terbawa arus. Tapi Alhamdulilah, keluarga selamat semua,” kata Kasnan.

Sedangkan korban lain, Muslimin mengatakan, kejadian berlangsung cepat. Ia mengaku ketakutan saat melihat air bah setinggi dua meter melewati dam Pakel di Desa Bareng.

“Air datang bersama tumpukan material ranting, serta potongan kayu dan pohon menghantam sejumlah bangunan, termasuk sebagian bangunan dam Pakel juga amblas terbawa arus,” ujar Muslimin.

Sementara Kades Bareng, Kasiyanton mengatakan, banjir bandang mengakibatkan sejumlah bangunan rusak parah bahkan hancur. Jalan desa dipenuhi lumpur serta jembatan putus akibat tersumbat material kayu pepohonan.

“Di desa ini, ada delapan rumah warga yang hancur,” ujar Kasiyanton.

Dikatakannya, banjir bandang terjadi setelah hujan lebat mengguyur Kabupaten Jombang, pada Senin (1/2/2021) sore. Termasuk wilayah Kecamatan Wonosalam. Hingga air sungai Pakel meluap dan membawa material kayu serta lumpur. (af/fj)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *