Belum Ada Kepastian, Kemenag Jombang Tetap Siapkan Seribuan Calon Jamaah Haji

  • Bagikan
salim basawad kasih haji kemenag jombang
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenang Jombang, Mohammad Salim Basawad.

FaktaJombang.com – Meski belum kepastian dari Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Pusat terkait pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, tetap mempersiapkan sebanyak 1.051 asal Kota Santri.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenang Jombang, Mohammad Salim Basawad mengatakan, proses persiapan pemberangkatan ibadah haji tahun 1442 Hijriah tetap dilakukan seraya menunggu kepastian dari Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Pusat.

Selanjutnya, dari Pemerintah Pusat akan memberikan kepada seluruh kabupaten di Indonesia. Pihaknya optimis, Indonesia akan diberi kuota ibadah haji tahun 2021. Mengingat, segala kemungkinan bisa saja terjadi di masa pandemi Covid-19 ini.

Saat ini, kata Moh Salim Basawad, proses persiapan keberangkatan CJH, sudah dilakukan sebagaimana mestinya di Kabupaten Jombang.

“Kalau di Jombang, saat ini, tinggal pelaksanaan manasik haji yang berjenjang dari KUA (Kantor Urusan Agama) di 21 kecamatan sampai ke tingkat kabupaten,” kata Moh Salim Basawad, Kamis (3/6/2021).

Terkait administrasi paspor, lanjutnya, semuanya sudah dikirimkan. Termasuk menyiapkan calon jemaah haji pengganti atau ahli waris yang kebetulan anggota keluarganya meninggal dunia.

“Total ada 1.051 CJH di Jombang. Semuanya sudah kita persiapkan jika sewaktu-waktu ada perintah untuk melaksanakan pemberangkatan haji,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Coronavirus 2019, Moh Salim Basawad mengatakan jika seluruh CJH asal Jombang sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Kemenag Jombang, lanjutnya, selama ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat. Mekanismenya, melalui Puskesmas terdekat di mana domisili CJH.

Ditanya, apakah sudah ada kabar kepastian pemberangkatan ibadah haji, pihaknya menjawab hingga saat ini belum ada kepastian tersebut.

“Hingga saat ini belum ada. Jangankan secara formal, lewat beberapa sumber yang kami terima, Pemerintah Arab Saudi memberikan sinyal pemberangkatan,” pungkas pria yang menjadi tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI) di Jombang ini. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *