Belum Lama Selesai Dikerjakan, Plengsengan di Plabuhan Jombang Sudah Roboh

  • Bagikan
Kondisi plengsengan proyek jaringan irigasi pertanian yang roboh di Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Jombang

FaktaJombang.com – Plengsengan di Dusun Sempol, Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jmbang, Jawa Timur, rohoh. Padahal, plengsengan ini dibangun pada tahun anggaran 2022.

Bahkan, di salah satu titik dekat banner proyek, terdapat potongan bambu yang dihubungkan dengan plengsengan seberang. Hal ini, diperkirakan agar mampu menahan plengsengan agar tidak roboh lagi.

Pada banner proyek yang dipaku ke pohon tersebut, tertulis jika proyek ini berupa pembangunan jaringan irigasi pertanian yang dibiayai dengan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022, senilai Rp 55.895.000

Sedangkan volumenya, tertulis 0,1 m x 1,1 m x 80 m. Hanya saja, tidak tertulis durasi proyek tersebut. Baik tanggal dimulainya maupun tanggal selesainya.

Informasi yang dihimpun, proyek jaringan irigasi pertanian ini dibangun pada September 2022 lalu. Namun, berdasarkan pantauan pada Selasa 3 Januari 2022, kondisinya sudah roboh.

Kepala Dusun (Kasun) Sempol, Suyanto membenarkan, plengsengan yang berada di wilayahnya itu, roboh. Dirinya mengaku mengetahui kondisi tersebut, ketika sedang mengantar anaknya sekolah.

“Saat itu saya mau mengantarkan anak ke sekolah, dan melihat bangunan tersebut sudah roboh,” kata Suyanto.

Setelah itu, dirinya mengaku sudah melaporkan kondisi jaringan irigasi pertanian itu ke Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) setempat.

“Sudah saya sampaikan ke TPK, katanya akan segera diperbaiki. Tapi masih mencari tenaga tukangnya,” ujarnya.

Dia mengaku tidak tahu secara pasti penyebab robohnya plengsengan tersebut. Dia juga tidak berani memprediksi terkait hal itu, apakah karena bencana atau disebabkan pondasi plengsengan kurang dalam.

“Kalau soal itu, saya nggak tahu, karena saya nggak seberapa ngerti tekni bangunan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Plabuhan, Andi mengatakan, proyek tersebut dikerjaan sebelum dirinya menjabat kepala desa. Dia mengatakan, dilantik sebagai Kades pada Selasa 6 Desember 2022.

“Saat pelaksanaan pembangunan proyek tersebut, saya masih belum menjabat,” jawabnya saat dikonfirmasi.

Meski begitu, pihaknya berharap, plengsengan yang roboh tersebut segera diperbaiki dan dikembalikan ke titik awal sesuai dengan RAB.

“Saya harap segera diperbaiki, sesuai dengan titik awal RAB,” pungkasnya. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *