Belum Setahun Rusak, Rabat Beton di Cangkringrandu Jombang Disinyalir Tak Transparan

Prasasti proyek jalan rabat beton di Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, yang tak menyebut volume dan besaran anggaran. Kondisi rabat beton itu pun saat ini sudah mulai rusak.

FaktaJombang.com – Kondisi jalan rabat beton di Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, sudah mulai amburadul pada permukaannya. Kerikil cor sudah mulai tampak lantaran lapisan cor-nya sudah terkelupas.

Seorang warga sekitar membenarkan, jika rabat beton di utara jalan raya itu masih terhitung bulan alias belum setahun. Namun, kondisinya sudah memprihatinkan. Selain tak lagi mulus karena kerikil cor sudah tampak, lapisan cor di sejumlah titik mulai retak.

“Jalan cor itu, masih terhitung bulan, belum setahun selesai dikerjakan. Tapi kondisinya sudah mulai rusak. Lapisan atas sudah mengelupas sehingga kerikilnya tampak. Ada juga lapisan cor retak di sejumlah titik, Katanya kalau rabat beton mampu bertahan sampai lima tahun,” katanya, Jumat (31/3/2022), seraya meminta namanya tidak disebutkan.

Selain mulai rusak, proyek rabat beton ini tidak diketahui volume dan besaran anggarannya. Pasalnya, pada prasasti yang terpasang di lokasi proyek, tidak menyebutkan hal tersebut.

Prasasti itu hanya menyebut, pekerjaan rabat beton ini berlokasi di Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Guyub Rukun 3. Di situ juga tertulis, proyek ini merupakan hibah Pemprov Jawa Timur tahun 2021.

“Iya, volume dan besaran anggarannya nggak dicantumkan. Tapi informasinya memang ini proyek dari Provinsi yang dikerjakan Pokmas Guyub Rukun,” katanya.

Sumber mengatakan, semestinya proyek tersebut mencantumkan secara detail terkait volume dan besaran anggarannya. Pasalnya, masyarakat berhak tahu dan turut memantau proyek rabat beton tersebut.

“Kan ada peraturan yang mengatur itu. Seharusnya tercantum detail demi keterbukaan informasi. Kalau begini, yang terindikasi tidak transparan,” sebutnya.

Dia bahkan menaksir proyek rabat beton ini tidak sampai menelan biaya Rp 100 juta. Taksiran biaya itu, lantaran sebelumnya dia sempat mengecek proyek tersebut.

“Saya sempat menghitung, proyek ini panjangnya sekitar 200 meter dan lebar 2,5 meter. Untuk ketebalan rabat beton 15 sentimeter. Kalau biaya, saya taksir tidak sampai Rp 70 juta,” katanya.

Sayangnya, FaktaJombang.com belum mendapatkan konfirmasi dari ketua Pokmas Megah Abadi 3. Sebab, yang bersangkutan sulit ditemui. Meski begitu, konfirmasi terkait proyek rabat beton ini tetap diupayakan. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *