Berbagi Takjil ke Pengguna Jalan, Polres Jombang Juga Imbau Disiplin Prokes

  • Bagikan
Kasat Resnarkoba Jombang berbagi takjil
Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, membagikan paket takjil ke pengguna jalan di depan Polres Jombang.

FaktaJombang.com – Pengendara motor yang melintas di Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (3/5/2021) sore, diberhentikan polisi di depan Polres Jombang. Namun, kali ini polisi tidak memeriksa surat kelengkapan kendaraan, melainkan membagikan takjil.

Takjil berupa makan dan minuman untuk berbuka puasa Ramadan ini, dibagikan secara langsung Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid bersama sejumlah personel Polres setempat.

Sasarannya, para pengguna jalan yang sedang melintas. Baik mereka sedang berkendara motor, tukang becak, maupun warga sedang mengayuh sepeda hingga pejalan kaki. Menurutnya, siapapun yang melintas dan beruntung, dipastikan mendapat paket takjil secara gratis.

“Sebanyak 150 paket takjil, sore ini kita bagi siapa saja yang melintas di Jalan KH Wahid Hasyim atau depan kantor Polres Jombang,” kata Moch Mukid usai membagikan takjil.

Antuasime warga pengguna jalan terpantau cukup tinggi. Sejumlah pengendara motor tampak banyak berhenti dan mengantre. Harapannya, agar bisa kebagian paket takjil dari petugas kepolisian.

Tak hanya itu, di sela-sela membagi takjil, pihaknya tak henti-hentinya mengimbau kepada penerima agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sesuai anjuran pemerintah. Mengingat, pandemi Covid-19 belum sirna negeri ini, khususnya Kabupaten Jombang.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari bersama berbuat kebaikan untuk saling berbagi dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19,” pesannya memungkasi.

Sementara salah satu pengendara sepeda motor, Muhamad Imam menyampaikan terima kasih atas pemberian makanan takjil dari petugas kepolisian. Dia mengaku, takjil sangat membantunya berbuka puasa saat perjalanan pulang ke rumah.

“Terima kasih pak, semoga Allah SWT yang membalasnya. Ini saya perjalanan pulang ke rumah usai pulang dari tempat kerja,” kata pria asal Kecamatan Megaluh, Jombang tersebut. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *