BIN Jatim Vaksinasi di Jombang, 1.950 Dosis Untuk Sejumlah Faskes dan Desa

  • Bagikan
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar BIN Daerah Jatim di Dusun Sendangrejo, Desa Banjardowo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Rabu (15/12/2021).

FaktaJombang.com – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur (Jatim) kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di beberapa Puskesmas dan Desa di Kabupaten Jombang, Rabu (15/12/2021).

Ada 1.950 dosis vaksin jenis AstraZeneca dan Sinovac yang disalurkan. Ribuan dosis itu terbagi di beberapa tempat. Salah satunya, di Dusun Sendangrejo, Desa Banjardowo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang. Di desa ini, petugas menyediakan sekitar 600 dosis.

Di Dusun Sendangrejo ini, pelaksanaan vaksinasi terpantau tertib. Peserta mayoritas mengikuti vaksinasi untuk dosis kedua. Sedangkan Tenaga Kesehatan (Nakes), terdiri dari 9 orang dari Puskesmas Pulolor.

Dengan didampingi petugas dari BIN Daerah Jatim dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta Kepala Dusun (Kasun) setempat, vaksinasi berjalan lancar. Masyarakat diwajibkan mengantre untuk menghindari desakan. Selain itu, tentunya masyarakat diwajibkan memakai masker sebagai upaya mencegah penularan penyakit dan virus Corona.

“Warga saya di Dusun Sendangrejo memang antusias menjalani vaksinasi dari Puskesmas Pulolor Jombang bersama BIN, biar sehat,” kata Rokim, Kasun Sendangrejo, di lokasi vaksinasi.

Sementara di hari yang sama, vaksinasi Covid-19 juga dilaksanakan di Puskesmas Jelakombo Jombang Kota, Puskesmas Pulolor Jombang Kota, Puskesmas Gambiran Mojoagung, Puskesmas Perak, Puskesmas Bandar Kedungmulyo, dan Pondok Pesantren Kiai Mojo Tembelang Jombang. Di tempat-tempat itu ditargetkan 1950 dosis vaksin.

Munidi (45) menuturkan, dirinya datang ke lokasi untuk menjalani vaksinasi Covid-19 dosis dua. Ia mengaku sangat terbantu dan terfasilitasi. Selain itu, vaksinasi yang berlangsung di beberapa tempat ini memudahkan masyarakat dan menghindari kerumuman.

Menurut Munidi, vaksinasi sangat penting untuk menjaga kondisi kesehatan tubuhnya. “Ini sudah dosis kedua, untuk menjaga agar penyakit nggak masuk dan menjaga daya tahan tubuh,” tukas Munidi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *