Di Mata Putri Gus Dur, Nyai Lily Wahid Dikenal Sang Pendobrak

- Redaksi

Selasa, 10 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, putri mediang Gus Dur, usai mengikuti proses pemakaman bibinya, Nyai Liliy Wahid di Ponpes Tebuireng, Jombang.

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, putri mediang Gus Dur, usai mengikuti proses pemakaman bibinya, Nyai Liliy Wahid di Ponpes Tebuireng, Jombang.

DIWEK | FaktaJombang.com – Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, putri keempat Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, turut hadir dalam proses pemakaman bibinya, Nyai Lily Chodijah Wahid di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Kabupaten Jombang, Selasa (10/5/2022) sore.

Alissa Wahid mengaku tidak bisa lupa dengan pemikiran bibinya yang tak jauh beda dengan mendiang Gus Dur, ayahandanya. Kata Alissa, rata-rata jiwa pemikiran putra-putri KH Wahid Hasyim adalah pendobrak.

Baca Juga:  Kapolda Jatim: MSAT DPO Kasus Dugaan Cabul di Jombang Menyerahkan Diri

“Pendobrak, daya juangnya juga besar. Ya Bu Lily begitu, mendobrak kebutuhan, mencari solusi-solusi,” ujar Alissa saat ditemui awak media di halaman Ndalem Kasepuhan –sebutan untuk kediaman sang pengasuh- Ponpes Tebuireng.

Selain pendobrak, kata Alissa, bibinya itu juga dikenal luas sebagai sosok pejuang. Disamping tak kenal lelah demi kebaikan, juga tak pernah henti untuk berkhidmat kepada pesantren, bangsa, hingga kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga:  Belum Lama Diperbaiki, Tikungan 'S' Jalan Ngumpul Jombang Rusak Lagi

“Beliau itu perempuan tangguh. Tidak lelah berkhidmat ke pesantren dan bangsa. Jadi intinya mengenal Bu Lily ini sebagai pejuang. Kalau kenangan saya dengan Bu Lily, dulu waktu sekolah SMP atau SMA itu hampir setiap hari ke rumah beliau,” bebernya.

Baca Juga:  Edarkan Narkoba, Empat Pria di Diwek Jombang Dibekuk Polisi

Alissa juga mengatakan, hadir di Ponpes Tebuireng juga mewakili keluarga besar Gus Dur dari Ciganjur, Bogor, untuk turut mengantarkan jenazah Nyai Lily Wahid ke tempat peristirahatan terakhir.

“Saya mewakili keluarga Ciganjur. Karena ibu kami, Ibunda Shinta Nuriyah tidak bisa hadir karena ada kegiatan sendiri,” pungkasnya. *)

Baca sebelumnya: Di Mata Putri Gus Dur, Nyai Lily Wahid Dikenal Sang Pendobrak

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru