Dibuka, Pasar Ramadan di Mojokrapak Jombang Harapkan Dongkrak Perekonomian

  • Bagikan
pembukaan pasar ramadan mojokrapak jombang
Ketua Papdesi Jombang Fatchur Rohman (Gus Fat) saat potong tumpeng, menandai pembukaan Pasar Ramadan di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Bulan puasa 1442 Hijriyah, dimanfaatkan Sanggar UMKM Jombang mengadakan Pasar Ramadan di sepanjang jalan Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Pembukaannya, berlangsung sederhana yakni potong tumpeng, Senin (12/4/2021).

Sarana berdagang saat ngabuburit selama bulan puasa ini, dibuka langsung oleh Fatchur Rohman (Gus Fat), Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Jombang, dan Syarif Hidayatullah (Gus Sentot), Ketua Pemuda Pancasila (PP) Jombang yang juga anggota DPRD Jombang.

“Semoga Pasar Ramadan ini memberi manfaat bagi semuanya, terutama dalam meningkatkan pendapatan pedagang dan pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menengah),” katanya.

Menurut Gus Fat, UMKM merupakan salah satu sektor andalan dalam perkembangan ekonomi tinggat lokal hingga nasional. Maka tak heran, jika pemerintah baik pusat hingga daerah, begitu konsen memberikan solusi agar geliat UMKM tidak berhenti di tengah pandemi Covid-19.

“Makanya, kami sangat respon dengan Pasar Ramadan ini. Selain bertujuan permberdayaan pada pedagang dan pelaku UMKM, juga akan mampu menggerakkan perekonomian di tingkat desa bahkan daerah,” paparnya.

Sementara Ketua Sanggar UMKM Jombang, Abdul Ghopar mengatakan, Pasar Ramadan di kawasan ini, digelar kali pertama tahun ini. Sekitar 87 stan disiapkan. Dan hingga pembukaan tadi, sudah 54 pedagang yang mendaftar.

“Juga ada yang belum masuk lis atau daftar. Dimungkinkan sore nanti stan sudah penuh. Dan perlu ditegaskan, tidak ada biaya untuk mendapatkan stan,” katanya.

Ia menjelaskan, diadakannya Pasar Ramadan di Desa Mojokrapak ini sebagai salah satu solusi dari berbagai keluhan pedagang dan pelaku UMKM yang tidak bisa beraktivitas karena pandemi Covid-19.

Sedangkan pedagangnya, kata dia, tidak hanya warga Mojokrapak. Ada juga warga di beberapa desa di Kecamatan Tembelang yang turut berdagang di Pasar Ramadan ini. “Beraktivitas setiap sore selama bulan puasa, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB,” sambungnya.

Ghopar menjamin, setiap pedagang di Pasar Ramadan ini disiplin menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

“Kami juga tidak segan-segan memberi teguran kepada pedagang yang tidak memakai masker saat berada di lokasi Pasar Ramadan. Kita juga menyiapkan masker, yang kebetulan mereka lupa membawanya. Karena ini untuk kemaslahatan bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Gus Sentot mengapresiasi adanya Pasar Ramadan yang digelar Sanggar UMKM Jombang. Pihaknya juga berharap, ini bisa digelar untuk tahun mendatang setiap bulan Ramadan dalam rangka penigkatan ekonomi masyarakat.

Selain itu, kata dia, Pasar Ramadan di kawasan ini menjadi salah satu alternatif warga mencari menu untuk berbuka puasa. Ia juga berpesan, agar panitia memberlakukan Prokes Covid-19 secara ketat.

“Dan diadakan di sini, kami yakin akan bisa mengurangi kepadatan ngabuburit warga yang selama ini terpusat di sepanjang jalan depan Stadion Merdeka,” pungkasnya.

Selain Gus Fat dan Gus Sentot, tampak hadir perwakilan dari Koramil Tembelang. Juga Anggota Komisi B DPRD Jombang Rochmad Abidin. Hanya saja, pihaknya hadir di lokasi ketika acara pembukaan sudah usai. *)

pembukaan pasar ramadan mojokrapak jombang 1

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *