Diduga Bebani Peserta Didik, 2 Komponen BOS 2020 SMK Budi Utomo Jombang Disorot

Sabtu, 30 Oktober 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SMK Budi Utomo, Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Gedung SMK Budi Utomo, Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Tak hanya SMP dan SMA Budi Utomo, dugaan adanya mark-up Dana BOS 2020 juga berhembus kencang di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Utomo, Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Dugaan itu mencuat, lantaran terdapat kejanggalan pada sejumlah komponen penggunaan BOS 2020 yang nilainya cukup besar. Padahal di masa itu, proses pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) sesuai kebijakan dalam penanggulangan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Menurut sumber FaktaJombang.com, sekolah yang berada dalam naungan Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu ini, mendapatkan kucuran Dana BOS dalam 3 tahap. Tahap satu senilai Rp 1,030,080,000, tahap dua Rp 1,373,440, 000 dan tahap tiga Rp 891,360,000.

“Jika dijumlahkan, sebesar Rp 3,2 miliar sekian. Atau angkanya Rp 3,294,880,000,” katanya seraya menunjukkan data yang dipegangnya sekaligus total BOS yang diterima SMK ini pada tahun 2020.

Baca Juga:  Buah Durian Wonosalam Jombang Diklaim Bebas Kandungan Mikroplastik

Dikatakan sumber, dari pelaporan sejumlah komponen yang dinilainya cukup besar, yakni komponen pembelajaran dan ekstrakurikuler, dan komponen asesmen/ evaluasi pembeajaran.

Dari data yang dipegangnya, tahap satu pada komponen ini, pelaporannya senilai Rp 77,2 juta. Kemudian tahap kedua senilai Rp 401,5 juta, dan tahap tiga senilai Rp 288,3 juta.

Sedangkan pada komponen asesmen/ evaluasi pembelajaran, pelaporan tahap satu senilai Rp 64,6 juta, kemudian Rp 2,4 juta di tahap kedua, dan tahap tiga senilai Rp 29,1 juta.

“Adanya kejanggalan pada realiasi BOS tersebut, pada masa itu siswa belajar dari rumah atau daring karena pandemi Covid-19. Dan tentunya kegiatan ekstrakurikuler nyaris tidak ada,” papar sumber yang tidak mau disebutkan namanya ini, belum lama ini.

Baca Juga:  Diberitakan Sepihak Soal Senpi, Warga Perak Jombang Nyatakan Hoaks

Selain kegiatan ekstrakurikuler nyaris nihil karena pandemi, lanjut sumber, pihak SMK juga menarik biaya ekstrakurikuler sebesar Rp 150 ribu per siswa, baik kelas khusus maupun kelas program Axioo.

Untuk realisasi pada komponen asesmen/ evaluasi pembelajaran, sumber menyatakan, jika kegiatan tersebut juga dilakukan secara daring atau online. Selain itu, pihak sekolah juga membebani biaya kepada setiap peserta didik bernama tes semester dan mid semester.

“Untuk kelas reguler, dipungutkan sebesar Rp 250 ribu per siswa dengan item Tes Semester dan Mid Semester. Sedangkan program Axioo sebesar Rp 500 ribu dengan item PTS PAS, dan Ujian Online,” bebernya.

Baca Juga:  Penyaluran PIP di SMP Budi Utomo Gadingmangu Jombang, Diduga Tabrak Aturan

Sumber berharap, pelaporan BOS tahun 2020 untuk SMK Budi Utomo patut diaudit. Termasuk dua komponen tersebut. Karena pihaknya menduga adanya kejanggalan pada sejumlah pos atau komponen tersebut.

“Kami berharap diaudit dari lembaga independen agar ini gamblang. Atau kalau perlu penegak hukum bisa turun untuk menanganinya,” harapnya.

Sekedar informasi, pada tahun 2020, peserta didik jenjang sekolah menengah kejuruan SMK, mendapatkan Dana BOS sebesar Rp 1,600,000 per tahun.

Sayangnya, hingga berita ini diunggah, FaktaJombang.com belum berhasil mengonfirmasi Kepala SMK Budi Utomo terkait hal tersebut. Namun, upaya konfirmasi tetap dilakukan hingga saat ini. *)

Berita Terkait

Ratusan Anak TK Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Jombang, Belajar Makna Kepahlawanan Sejak Dini
TMP Jombang Jadi Pilihan Ziarah Edukatif Bagi Pelajar Usia Dini, Simak Kegiatannya
Soal Outing Class SDN Kayangan 1 Jombang, Pengawas: Hanya Pemberitahuan Tak Ada Izin
SDN Kayangan 1 Jombang Outing Class ke Luar Daerah, Biayanya? Kepsek Tolak Dikonfirmasi
Tak Bisa Ditemui Meski Jam Aktif, Kepala SDN Ceweng Jombang Disebut Sedang Acara Kemanten 3 Hari
Santri Tebuireng Lolos Akpol Nol Rupiah, Begini Kata Gus Kikin
Peresmian Gedung Yayasan Awad Makarim, Bupati Jombang Lontarkan Pantun Bernada Pesan
Terjeda Dua Tahun, Gebyar Manasik Haji IGTK/RA Muslimat Diwek Jombang, Meriah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 November 2025 - 10:54

Ratusan Anak TK Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Jombang, Belajar Makna Kepahlawanan Sejak Dini

Kamis, 12 Desember 2024 - 16:53

TMP Jombang Jadi Pilihan Ziarah Edukatif Bagi Pelajar Usia Dini, Simak Kegiatannya

Minggu, 17 November 2024 - 19:22

Soal Outing Class SDN Kayangan 1 Jombang, Pengawas: Hanya Pemberitahuan Tak Ada Izin

Sabtu, 16 November 2024 - 17:09

SDN Kayangan 1 Jombang Outing Class ke Luar Daerah, Biayanya? Kepsek Tolak Dikonfirmasi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 18:44

Tak Bisa Ditemui Meski Jam Aktif, Kepala SDN Ceweng Jombang Disebut Sedang Acara Kemanten 3 Hari

Berita Terbaru