Dua Pekan, Kecelakaan di Jombang Meningkat 41 Persen, 4 Orang Meninggal

- Redaksi

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FaktaJombang.com – Sebanyak 4 orang tercatat meninggal dunia dalam kecelakaan selama Operasi Keselamatan Semeru 2022 di Jombang, yang digelar selama dua pekan terakhir mulai tanggal 1 sampai 14 Maret 2022.

Keempat korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara rentan umur korban merupakan usia produktif antara 16 hingga 35 tahun.

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto menjelaskan, jumlah korban meninggal dunia di lokasi kejadian ini dihimpun dari 48 kejadian. Selain korban meninggal, dalam puluhan peristiwa itu juga terdapat sejumlah korban luka ringan hingga luka berat.

Baca Juga:  Alihfungsi Lahan di Bandung Jombang, Diduga Tanpa Izin Tapi Sudah Pasang Banner

Dengan adanya korban ini, angka kecelakaan di wilayahnya meningkat hingga 41 persen dari sebelumnya. Sementara tren kecelakaan naik 50 persen.

“Karena ada korban meninggal ini maka trennya naik 50 persen. Kendaraam yang mendominasi adalah roda 2, korban dengan umur produktif 16-35 tahun,” bebernya.

AKP Rudi Purwanto menuturkan, meningkatnya angka kecelakaan tersebut disebabkan banyak factor. Salah satu paling dominan adalah cuaca, yakni curah hujan yang tinggi. Kemudian penyebab lain yang tidak dipungkiri adalah kondisi jalan rusak.

Baca Juga:  Asyik Nongkrong, Sejumlah Muda-mudi di Jombang Panik Saat Dipatroli

“Angka lama meningkat, faktor cuaca memang paling mendominasi, sering hujan kondisi jalan ada yang bagus, kurang bagus, tidak bagus,” bebernya.

Sebagai salah satu upaya menekan angka kecelakaan, polisi menyediakan mobil In Car at Play yang aktif memberikan penindakan elektronik di kawasan jalur blackspot.

“Kami siang malam terus memberikan imbauan,” tandasnya.

Baca Juga:  Sembahyang Imlek 2022 di Klenteng Hong San Kiong Gudo Jombang, Ini Harapan Wanita 87 Tahun

Selain kecelakaan, juga terdapat 1.700 lebih pelanggar lalu lintas yang diberikan teguran. Upaya ini merupakan salah satu bagian dari tindakan preventif petugas selama operasi berlangsung.

Jumlah teguran ini, tercatat naik 160 persen dari sebelumnya. Meski demikian, kata Rudi, selama itu tidak ada penindakan apapun yang diberikan kepada pelanggar.

“Sebelum operasi, penindakan 240 kali penindakan penilangan, namun selama operasi keselamatan ini nol persen,” tandasnya.

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru