Dua Tahun Jalan Banjaragung – Bareng Jombang Dibiarkan Rusak Parah

jalan rusak banjaragung bareng jombang
Kondisi jalan berlubang tergenang air, antara Desa Banjaragung dengan Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Rabu (30/3/2022).

FaktaJombang.com – Kondisi jalan Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, terpantau rusak cukup parah dan berlubang, Rabu (30/3/2022).

Kerusakan jalan tersebut, tepat di antara Desa Banjaragung dengan Desa Bareng, sejauh sekitar 1 kilometer. Kerusakannya, terpantau di antaranya bergelombang, kerikil bertebaran akibat aspal rusak, hingga lubang berdiameter variatif.

Supeni (66) warga setempat mengatakan, kondisi jalan rusak ini sejak 2 tahun silam. Kerusakan mulai parah, ketika musim hujan pada tahun kemarin.

Ia mengatakan, perbaikan jalan rusak sempat dilakukan pihak berwenang. Namun, tidak semua kerusakan diperbaiki kala itu. Meski begitu, jalan tersebut kini kembali rusak.

Jalan rusak terparah, lanjutnya, yang belum sempat diperbaiki. Tepatnya, di antara perbatasan Desa Banjaragung dengan Desa Bareng, atau sekitar 500 meter.

“Sebenarnya yang rusak ini panjang dulu. Tapi yang dari Banjaragung ke sana, sudah dibagun, meski tidak merata ke bagian perbatasan sana. Sampai sekarang sudah dua tahun jalan ini rusak,” ujar perempuan ini kepada FaktaJombang.com, Rabu (30/3/2022).

Ia mengaku resah dengan kondisi ini. Pasalnya, air yang menggenangi lubang jalan tersebut, tak jarang mengenai warungnya, saat kendaraan melintas dengan cepat.

Untuk menyiasati cipratan air akibat laju kendaraan yang kencang, ia kemudian memasang pot bunga. Upaya ini tidak dia lakukan sendirian. Namun, sejumlah pemilik warung di kawasan ini.

“Pot bunga itu dipasang, agar pengendara tahu kalau jalannya berlubang dan banyak airnya. Ya agar airnya tidak nyiprat kemana-mana. Ini kan jalan utama, ya memang dilalui kendaraan berat,” paparnya.

Supeni berharap, Pemkab Jombang melalui dinas berwewenang, segera memperbaiki jalan rusak tersebut. Tak sekedar itu, kwalitas perbaikannya juga dilakukan maksimal.

“Kalau perbaikannya nggak maksimal, ya seperti ini lagi nanti, ada retak dan rusak lagi. Ya harapannya bagaimana jalannya nyaman digunakan, dan tidak membahayakan,” pungkasnya.

Sementara Sulaiman (23), warga lain menilai, kalau pemerintah tidak serius merawat jalan. “Contohnya jalan ini, bisa dirasakan ketika lewat sini. Pasti harus pelan-pelan dan harus pilih-pilih jalan. Karena ya banyak yang rusak parah. Bagi saya mungkin pemerintah sudah tidak intens untuk mengelola jalan ini,” cetusnya.

Sulaiman mengaku sempat mengetahui kecelakaan akibat jalan rusak tersebut. Selain pengendara terjatuh dari motornya, ada juga juga insiden tabrakan.

“Pas kemarin-kemarin ini, ada tabrakan di sini. Memang pemotornya cepat, mungkin tidak tahu kondisi jalan di sini rusak. Sehingga kena jeglongan, kemudian nabrak motor lain. Makanya itu, kan lebih baik jalan seperti ini segera diperbaiki,” paparnya.

Ia juga mengiyakan, jalan rusak di daerah ini sejauh sekitar 1 kilometer. Sementara kondisi terparah, sekitar 500 meteran, tepatnya di perbatasan Desa Banjaragung dengan Desa Bareng.

“Kasihan, kalau selesai turun hujan. Pengendara yang lewat terkadang nggak kelihatan lubang karena tertutup air. Apalagi pas ada orang jalan kaki, sering kena cipratan air. Kasihan kan,” pungkasnya.

Terpisah, Camat Bareng, Usman mengakui jika kondisi jalan tersebut rusak. Pihaknya memastikan, jika sudah mengajukan perbaikan.

“Insya Allah kalau Banjaragung ke kantor Kecamatan, lanjutan rigit/cor. Jika tidak ada perubahan, mulai dibangun pada perubahan anggaran (P-APBD) 2022. Semoga tidak ada perubahan, sudah kami usulkan,” jawab Camat Usman dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp-nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *