Dua Tahun Jalan Banjaragung – Bareng Jombang Dibiarkan Rusak Parah

- Redaksi

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan berlubang tergenang air, antara Desa Banjaragung dengan Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Rabu (30/3/2022).

Kondisi jalan berlubang tergenang air, antara Desa Banjaragung dengan Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Rabu (30/3/2022).

FaktaJombang.com – Kondisi jalan Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, terpantau rusak cukup parah dan berlubang, Rabu (30/3/2022).

Kerusakan jalan tersebut, tepat di antara Desa Banjaragung dengan Desa Bareng, sejauh sekitar 1 kilometer. Kerusakannya, terpantau di antaranya bergelombang, kerikil bertebaran akibat aspal rusak, hingga lubang berdiameter variatif.

Supeni (66) warga setempat mengatakan, kondisi jalan rusak ini sejak 2 tahun silam. Kerusakan mulai parah, ketika musim hujan pada tahun kemarin.

Ia mengatakan, perbaikan jalan rusak sempat dilakukan pihak berwenang. Namun, tidak semua kerusakan diperbaiki kala itu. Meski begitu, jalan tersebut kini kembali rusak.

Jalan rusak terparah, lanjutnya, yang belum sempat diperbaiki. Tepatnya, di antara perbatasan Desa Banjaragung dengan Desa Bareng, atau sekitar 500 meter.

“Sebenarnya yang rusak ini panjang dulu. Tapi yang dari Banjaragung ke sana, sudah dibagun, meski tidak merata ke bagian perbatasan sana. Sampai sekarang sudah dua tahun jalan ini rusak,” ujar perempuan ini kepada FaktaJombang.com, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga:  Polres Jombang Gelar Baksos dan Tanam Pohon Bareng Personel Eks Brimob Nusantara

Ia mengaku resah dengan kondisi ini. Pasalnya, air yang menggenangi lubang jalan tersebut, tak jarang mengenai warungnya, saat kendaraan melintas dengan cepat.

Untuk menyiasati cipratan air akibat laju kendaraan yang kencang, ia kemudian memasang pot bunga. Upaya ini tidak dia lakukan sendirian. Namun, sejumlah pemilik warung di kawasan ini.

“Pot bunga itu dipasang, agar pengendara tahu kalau jalannya berlubang dan banyak airnya. Ya agar airnya tidak nyiprat kemana-mana. Ini kan jalan utama, ya memang dilalui kendaraan berat,” paparnya.

Supeni berharap, Pemkab Jombang melalui dinas berwewenang, segera memperbaiki jalan rusak tersebut. Tak sekedar itu, kwalitas perbaikannya juga dilakukan maksimal.

Baca Juga:  Tiga Pemuda Ditangkap di Bareng Jombang, Satu Tersangka Barusan Beli Sabu Rp 600 Ribu

“Kalau perbaikannya nggak maksimal, ya seperti ini lagi nanti, ada retak dan rusak lagi. Ya harapannya bagaimana jalannya nyaman digunakan, dan tidak membahayakan,” pungkasnya.

Sementara Sulaiman (23), warga lain menilai, kalau pemerintah tidak serius merawat jalan. “Contohnya jalan ini, bisa dirasakan ketika lewat sini. Pasti harus pelan-pelan dan harus pilih-pilih jalan. Karena ya banyak yang rusak parah. Bagi saya mungkin pemerintah sudah tidak intens untuk mengelola jalan ini,” cetusnya.

Sulaiman mengaku sempat mengetahui kecelakaan akibat jalan rusak tersebut. Selain pengendara terjatuh dari motornya, ada juga juga insiden tabrakan.

“Pas kemarin-kemarin ini, ada tabrakan di sini. Memang pemotornya cepat, mungkin tidak tahu kondisi jalan di sini rusak. Sehingga kena jeglongan, kemudian nabrak motor lain. Makanya itu, kan lebih baik jalan seperti ini segera diperbaiki,” paparnya.

Baca Juga:  Tujuh Perwira Polres Jombang Dirotasi, Berikut Daftarnya

Ia juga mengiyakan, jalan rusak di daerah ini sejauh sekitar 1 kilometer. Sementara kondisi terparah, sekitar 500 meteran, tepatnya di perbatasan Desa Banjaragung dengan Desa Bareng.

“Kasihan, kalau selesai turun hujan. Pengendara yang lewat terkadang nggak kelihatan lubang karena tertutup air. Apalagi pas ada orang jalan kaki, sering kena cipratan air. Kasihan kan,” pungkasnya.

Terpisah, Camat Bareng, Usman mengakui jika kondisi jalan tersebut rusak. Pihaknya memastikan, jika sudah mengajukan perbaikan.

“Insya Allah kalau Banjaragung ke kantor Kecamatan, lanjutan rigit/cor. Jika tidak ada perubahan, mulai dibangun pada perubahan anggaran (P-APBD) 2022. Semoga tidak ada perubahan, sudah kami usulkan,” jawab Camat Usman dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp-nya.

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru