Hari ke-8 Ramadan, Operasi Yustisi di Jombang Jaring 147 Pelanggar Prokes

  • Bagikan
razia yustisi jombang
Salah satu pelanggar Prokes Covid-19 saat didata dan diberi imbauan petugas gabungan, Selasa (20/4/2021)

FaktaJombang.com – Meski sedang berpuasa Ramadan, tidak menyurutkan petugas menggelar Operasi Yustisi. Ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam disiplin protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kali ini, operasi yustisi digelar di Simpang Tiga Jalan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), Desa Mojongapit, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Selasa (20/4/2021). Hasilnya, sebanyak 147 orang terjaring razia selama kurang dari satu jam ini.

Dari ratusan warga yang terjaring razia, 130 orang diberi teguran lisan. 15 orang lainnya disanksi sosial. “Untuk dua orang sisanya, KTP-nya kita sita,” kata AKP Moch Mukid, perwira pengawas (Pawas) Operasi Yustisi, usai kegiatan.

Di lokasi, setiap pengendara yang melintas di Jalan Gus Dur pada siang itu, tak luput dari pantauan petugas gabungan. Begitu ada warga kedapatan tidak memakai masker, dia langsung diberhentikan.

Selain diberi masker dan diminta langsung memakainya, para pelanggar diberi arahan. Selain didata, ada juga di antara mereka yang diberi sanksi sosial bahkan penyitaan identitas kependudukannya.

“Kita tetap melakukan pendekatan humanis kepada warga yang kedapatan melanggar prokes Covid-19,” papar pria yang juga menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Jombang ini.

Disebutkan Moch Mukid, operasi yustisi kali ini melibatkan 45 personel, di antaranya Anggota Polres Jombang, Kodim 0814 Jombang, Satpol PP Jombang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang.

Operasi yustisi yang berakhir sekitar pukul 10.00 WIB ini, lanjut Moch Mukid, dalam rangka penerapan Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Disiplin Protokol Kesehatan, Perda Provinsi Jatim No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengandalian Covid-19 dan Perbup Jombang No 57 Tahun 2020.

Pihaknya juga berharap, masyarakat menyadari dan tetap menerapkan Prokes sesuai ketetapan Pemerintah. Mengingat, Covid-19 masih belum sirna di negeri ini, termasuk di Kabupaten Jombang.

“Kami tak berhenti mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi dan menjalankan Prokes. Salah satunya, memakai masker saat berada di luar rumah. Dan semoga ibadah puasa serta ibadah kita lainnya di bulan Ramadan, diterima Allah SWT,” pungkasnya seraya mendoakan. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *