Hendak Salat ke Masjid, Petani Segodorejo Jombang Meninggal Tertabrak Kereta Api

- Redaksi

Kamis, 17 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, beramai-ramai mengevakuasi jenazah korban yang meninggal usai tertabrak kereta api, Kamis (17/3/2022)

Warga Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, beramai-ramai mengevakuasi jenazah korban yang meninggal usai tertabrak kereta api, Kamis (17/3/2022)

FaktaJombang.com – Seorang petani asal Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Sri Tanjung di perlintasan berpalang pintu tidak resmi di desa setempat, Kamis (17/3/2022) sekitar pukul 15.07 WIB.

Sebelum kejadian, korban yang diketahui bernama Akhmad Kalim (51) itu mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna biru melaju dari arah utara ke selatan.

Dia hendak menuju sebuah masjid yang ada di sisi selatan rel kereta api untuk salat Asar. Namun, belum selesai menyeberang, Kalim justru tertabrak kereta api yang melaju dari arah timur.

Baca Juga:  Terperiksa Insiden Siram Air Mineral: 'Petugas Ogah Bahas Dugaan BOS 2020 di YPBU Gadingmangu Jombang'

“Korban dari utara mau ke selatan mau ke masjid untuk salat,” ujar Saiful Amin, saksi di lokasi kejadian.

Saksi lainnya, Puji Prasetyo menjelaskan, saat kejadian, ada dua rangkaian kereta api yang melintas di jalur KA ganda (double track) tersebut. Dari arah barat melintas kereta api Ronggojati, sementara dari arah timur kereta api Sri Tanjung.

Baca Juga:  Gali Tanah Untuk Resapan Air di Masjid Mayangan Jombang, Malah Nemu Bata Kuno

Saat itu, ada relawan menjaga perlintasan memberikan aba-aba bila ada dua kereta kereta api sedang lewat. Sementara di sisi selatan, palang pintu berbahan besi juga masih dalam kondisi menutup.

Korban sempat berhenti di sisi lintasan sembari menunggu kereta api Ronggojati jurusan Cirebon – Yogyakarta melintas.

Saking terburu-burunya, korban langsung menyeberang tanpa menyadari jika kereta api Sri Tanjung melintas dari arah timur. Akhirnya, dia tertabrak kereta api jurusan Yogjakarta – Banyuwangi itu.

Baca Juga:  Sekeluarga di Madiopuro Keracunan, Dinkes Jombang Ambil 4 Sampel Tambahan

“Jadi dari barat lepas ekor kereta Ranggajati, dari timur masuk kepala kereta Sri Tanjung. Korban langsung ngegas sepeda motornya,” kata Puji.

Tubuh pria paruh baya itu seketika digilas ‘ular besi’ itu hingga terseret sepanjang 50 meter. Korban meninggal dunia seketika, karena mengalami luka cukup parah di bagian kepalanya.

Petugas yang datang langsung mengevakuasi jenazah Kalim ke kamar mayat RSUD Jombang. “Luka parah di kepala, hancur, korban langsung meninggal,” pungkasnya. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru