Isu Jemput Paksa MSA, Jubir Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Akui Ada Polisi Datang

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joko Herwanto, Jubir Ponpes Shiddiqiyyah, Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Joko Herwanto, Jubir Ponpes Shiddiqiyyah, Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang,com – Sejumlah orang diduga merupakan anggota polisi mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Majmaal Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah di Desa Losari, Ploso, Jombang, Kamis (13/1/2022) siang.

Kedatangan sejumlah pria berpakaian preman diduga polisi tersebut juga terekam dalam video berdurasi satu menit lebih. Dalam video itu, mereka berada di depan pintu masuk Ponpes Shiddiqiyyah, atau di pinggir jalan raya jurusan Ploso-Babat.

Di titik lokasi ini, mereka sedang berhadapan dan berdialog dengan sejumlah orang yang merupakan santri, murid Shiddiqiyyah.serta Hishnul Aman Shiddiqiyyah (HAS)

Salah satu dari tamu itu, lantas menyampaikan bahwa kedatangan bukan untuk menggangu, melainkan menyampaikan surat panggilan kepada MSA alias Moch. Subchi Azal Tsani.

“Tidak, kami tidak menganggu, kami hanya ingin menyampaikan surat panggilan untuk Mas Beki, kalau ada. Kalau nggak ada, nggak papa” ujar salah satu pria berpakaian hem kotak-kotak warna merah tua dan putih tersebut.

Baca Juga:  Dugaan Pungli BPNT/BPS Tunai di Bakalanrayung, Kapolres Jombang: 'Sudah Lidik'

Setelah mengucapkan salam, tamu tersebut kemudian balik ke tempat mobilnya diparkir. Dalam video lainnya, pria berpakaian hem tersebut mengatakan bahwa dirinya adalah AKBP Hendra, Kasubdit Reknata Polda Jatim.

“Saya AKBP Hendra, Kasubdit Reknata,” ujarnya saat berada di dalam mobilnya, begitu ditanya sejumlah wartawan.

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara (Jubir) Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Joko Herwanto mengakui ada anggota dari Polda Jawa Timur yang datang ke Ponpes Shiddiqiyyah pada Kamis (13/1/2022) ini. Menurutnya, kedatangannya bukan menjemput MSA, melainkan untuk mengantarkan sebuah surat.

“Memang petugas Polda datang ke pesantren untuk menyampaikan surat panggilan. Tapi surat apa itu persisnya yang disampaikan, kami tidak tahu. Itu bagian dari institusi Polri, kami menghormati,” ujarnya, saat ditemui di Pesantren Shiddiqiyyah.

Baca Juga:  Menang Kasasi, Kejari Jombang Eksekusi Terdakwa Kasus Pencabulan 8 Tahun Penjara

Disinggung mengenai isu jemput paksa terhadap MSA, Joko Herwanto mengaku sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi apapun. Namun, saat ada tim dari Polda Jatim, Joko mengatakan jika MSA berada di kediaman lingkungan pesantren setempat.

“Kami belum ada informasi soal itu. Saat ini memang MSA berada di pesantren, ada di kediaman. Kondisinya baik-baik saja, walaupun beberapa waktu lalu sempat kurang sehat,” bebernya.

Sementara dalam upaya membela hak hukum, Joko menuturkan, jika MSA dibantu oleh empat orang pengacara. Saat ini, MSA juga telah melayangkan gugatan Praperadilan kepada Kapolda maupun Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Pengadilan Negeri (PN) Jombang.

Baca Juga:  MSAT, DPO Kasus Dugaan Pencabulan di Jombang Dikabarkan Sudah Ditangkap?

Praperadilan kedua ini juga menyebut Polres Jombang dan Kejaksaan Negeri setempat sebagai tergugat. Sidang dengan materi gugatan mengenai sah atau tidak sahnya penetapan tersangka kepada MSA ini, dijadwalkan digelar pada 20 Januari 2022 mendatang di Pengadilan Negeri Jombang.

“Targetnya mendapatkan keadilan, penetapan tersangka yang tidak sesuai mekanisme hukum. Kami harap ada keadilan dari Pengadilan Negeri Jombang,” tandasnya.

Hingga saat ini, ratusan orang masih memadati halaman Pondok Pesantren Shiddiqiyah di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang. Hal ini menyusul adanya isu jemput paksa terhadap tersangka Moch Subci Azal Tsani atau MSA oleh polisi. *)

Tonton videonya:

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru