Jalan Tambakberas Gang 1 Jombang Ditanami Pohon Pisang, Warga Juga Tulis Sindiran

jalan rusak tambakberas gang 1 Jombang
Jalan Tambakberas gang 1 yang rusak di sejumlah titik, warga menanaminya dengan pohon pisang, ditambah sindiran.

FaktaJombang.com – Kesal dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, warga Dusun Tambakberas gang 1, Desa Tambakrejo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, menanaminya dengan pohon pisang.

Pantauan di lokasi, Senin (31/1/2022), sejumlah pohon pisang tampak ditanam di jalan poros desa tersebut tepat di sejumlah titik jalan yang kondisinya rusak dan berlubang. Kira-kira sepanjang 100 meter, mulai dari jembatan hingga pertemuan jalan raya Jombang – Ploso.

Tak hanya itu, warga juga memasang tulisan sebagai sindiran lantaran jalan tersebut sudah lama tak tersentuh perbaikan. Kalimat sindiran yang ditulis di bekas kardus dan dikalungkan ke pohon pisang pakai tali rafia itu di antaranya “Dalane yo dipikirne” dan “Info Mas, Dana Kenakalane Entek Masseh“,

Afid (49) salah satu warga sekitar mengatakan, puluhan pohon pisang itu ditanam di jalan yang tak jauh dari kampong halaman Bupati Jombang Mundjidah Wahab itu, sejak Minggu (30/1/2022) kemarin.

Ia membenarkan, penanaman pisang di sejumlah titik jalan yang rusak dan berlubang itu merupakan bentuk protes warga setempat. Pasalnya, kondisi jalan yang demikian itu dibiarkan begitu saja, dan tak jelas kapan diperbaiki.

“Dari kemarin ditanami pohon,” katanya, Senin (31/1/2022) pagi.

Afid menjelaskan, jalan tersebut rusak sejak 2019 silam. Warga setempat juga sudah mengajukan perbaikan ke Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakrejo. Hanya saja, Pemdes setempat tak berani berbuat sesuatu karena jalan tersebut bukanlah wilayahnya.

“Kami saat itu berkeinginan, Pemdes Tambakrejo yang meneruskan keluhan kami ke Pemkab Jombang, karena jalan ini adalah jalan kabupaten,” paparnya.

Tak berhenti di situ, Afid mengatakan jika warga setempat sudah berulang kali ke dinas terkait Pemkab Jombang. Namun, keluhan warga terhadap jalan ini juga tak kunjung diluluskan.

“Kami sudah bolak-balik enam kali mengadu ke Dinas PU, tapi nggak ada tembusan,” ujarnya.

Warga gang 1, lanjut Afid, tidak menyoal apakah pengguna jalan mau melintas di jalan tersebut atau memilih jalan lain. Menurutnya, kondisi jalan rusak ini seharusnya secepatnya diperhatikan, karena hal itu bersinggungan dengan kepentingan banyak orang.

Apalagi, kata dia, tak jarang pengguna jalan yang melintas di jalan ini kerapkali terperosok lubang jalan. “Kalau malam, sering ada yang terperosok, jatuh. Meskipun nggak sampai ada korban jiwa,” kata Afid.

“Harapan warga sederhana, pokoknya jalan diperbaiki, ya semoga pemerintah mendengar dan ini diperhatikan,” sambungnya memungkasi. *)

Tonton videonya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *