Jelang Lebaran, Pengusaha Besi di Betek Jombang Berbagi ke Ratusan Abang Becak

Suasana penyaluran bantuan H Su'udi, pengusaha besi di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ke 400-an abang becak.

FaktaJombang.com – Ratusan abang becak, tumplek blek di halaman rumah H Su’udi, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Minggu (24/4/2022) sore. Mereka mengantre untuk menerima bantuan dari pengusaha besi tersebut.

Tampak di lokasi, mulai pukul 15.00 WIB, mereka satu persatu mendapatkan bantuan berupa uang tunai, seraya membawa becaknya masing-masing. Moda transportasi itu sebagai ladang penghasilan setiap harinya.

Menurut H Su’udi, bantuan yang dia salurkan hanya sekedar ingin berbagi kepada sesama. Apalagi, momennya bulan Ramadan. Ia berharap bisa mendapatkan berkah dari Allah SWT di bulan suci ini.

“Alhamdulillah, kami masih bisa berbagi kepada sesama di bulan Ramadan tahun 1443 hijriah ini. Kegiatan ini rutin tiap tahun menjelang Idul Fitri,” kata pemilik usaha Djagat Besi ini.

Dipilihnya abang becak, H Suudi mengaku prihatin dengan kondisi pekerjaan tersebut. Lebih lagi, selama dua tahun lebih ini, abang becak merupakan bagian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Saya merasa mempunyai kewajiban untuk membantu mereka. Bagaimana susahnya mereka. Apalagi kondisinya memang mereka bersaing dengan moda transportasi lain seperti motor, mobil, yang disertai aplikasi,” papar Abah Udi, sapaan akrabnya.

Dikatakan Abah Udi, untuk tahun ini, sekitar 400-an abang becak yang berkenan hadir menerima bantuannya. Mereka dating dari beberapa daerah, seperti kecamatan Mojoagung, Sumobito, Peterongan. Bahkan, ada yang berasal dari kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

“Perkiraan, yang mendaftar sekitar 350. Tapi yang datang sekitar 400 orang. Mereka memang datang membawa becaknya. Ya tradisinya begitu,” tuturnya, ditemani Gus Dur, putra bungsunya.

Disinggung nama si bungsu, Abah Udi bercerita, anak terakhirnya itu dinamakan Gus Dur, karena momen kelahirannya tepat saat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, berpulang. Yakni tanggal 30 Desember 2009 silam.

“Ya untuk mengenang beliau, karena Gus Dur adalah idola saya. Saya juga kepingin, si bungsu ini nantinya bisa meneladani Gus Dur. Baik perjuangannya, akhlaq beliau, selalu berbuat kebaikan dan maupun yang lainnya,” harap Abah Udi.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, tampak hadir Camat Mojoagung Muchtar, Danramil serta perwakilan dari Polsek Mojoagung. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *