Kecelakaan di Gajah Jombang, Seorang Pemotor Meninggal

  • Bagikan
kecelakaan gajah ngoro jombang
Polisi saat hendak mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Dusun Ngampel, Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Rabu (11/8/2021).

FaktaJombang.com – Seorang pengendara motor matik, meregang nyawa saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. Ia terluka parah akibat menabrak mobil pikap nopol N-8529-KH yang sebelumnya menabrak tiang telepon, Rabu (11/6/2021) pagi.

Korban meninggal diketahui berinisial KH (37) warga asal Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaen Jombang.

“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, di Jalan Raya Dusun Ngampel, Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang,” kata Iptu Sulaiman, Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Rabu (11/6/2021).

Mobil jenis Suzuki pikap, sambungnya, dikendarai Gatot Sudarto (36) warga Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamaan Bumiaji, Kabupaten Batu.

Pagi itu, pikap tersebut melintas di Jalan Raya Ngampel Desa Gajah dari arah barat ke timur. Mendekati lokasi kejadian, pikap tiba-tiba oleng mengarah ke kanan jalan hingga menabrak tiang telepon di pinggir jalan.

Di saat bersamaan, pikap yang baru menabrak tiang tersebut, tertabrak sepeda motor Honda Vario nopol S-2309-OAZ yang dikendarai korban dari arah berlawanan. Akibat benturan cukup keras itu, korban pun terpental ke aspal jalan.

Selain terluka cukup parah, sepeda motor korban pun juga ringsek. Sejurus kemudian, warga sekitar yang mendengar suara benturan, langsung berhamburan dan berupaya menolong korban.

“Pengendara motor terluka cukup parah, dan meninggal dunia saat perjalanan menuju RSUD Jombang,” ujar Sulaiman.

Pihaknya mengatakan, faktor terjadinya kecelakaan diduga karena pengendara mobil pikap tidak konsentrasi saat melintas hingga oleng dan menabrak tiang telepon di lokasi kejadian.

Usai melakukan olah TKP, pihaknya menuturkan sudah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Kendaraan yang terlibat sudah kita amankan di kantor Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Sulaiman. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *