Komunitas UMKM di Jombang Ini Salurkan Bantuan ke Warga Kurang Mampu

  • Bagikan
Baksos Sanggar UMKM Jombang
Kegiatan pemberian bantuan kepada warga kurang mampu yang digelar Sanggar UMKM Jombang, Minggu (5/9/2021).

FaktaJombang.com – Sejumlah orang berseragam hitam motif kuning tampak sibuk mengangkat buntalan tas spunbond, begitu deru motor roda tiga berhenti di pinggir jalan atau tepat di depan rumah warga Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Minggu (5/9/2021).

Sesaat kemudian, keluar perempuan berusia tua yang merupakan penghuni rumah tersebut. Beberapa dari mereka, menghampirinya dan memberikan buntalan tas spunbond warna hijau tersebut.

Sebagian dari mereka, memberikan sejumlah lembar masker. Khusus satu lembar masker, dipakaikan lansgung kepada si penghuni rumah. Mereka melakukan ini, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Hal serupa, juga mereka lakukan ke sejumlah rumah di Desa Mojokrapak. Bahkan, belasan orang dengan seragam bertulis “Sanggar UMKM Jombang” ini juga menyasar ke desa tetangga.

“Kita hari ini menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako. Sasarannya, para janda tua dan keluarga kurang mampu di Desa Mojokrapak dan sekitarnya,” kata Abdul Ghopar, Ketua Sanggar UMKM Jombang di sela-sela baksos.

Ghopar menyebut, sebelum baksos digelar, setiap anggota komunitasnya terlebih dulu mengusulkan calon penerima bantuan. Setelah itu, sejumlah pengurusnya melakukan pendataan sekaligus survei lokasi.

“Ini dilakukan agar tepat sasaran. Tidak sampai tumpang tindih,” jawabnya.

Dalam baksos yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut, komunitas yang seluruh anggotanya adalah pelaku UMKM ini menyalurkan 53 paket bantuan. Berupa beras, minyak goreng, mi instan.

“Paket tersebut merupakan hasil urunan seikhlasnya dari anggota maupun pengurus Sanggar UMKM Jombang. Terkumpul uang dengan jumlah lumayan-lah. Kemudian dirupakan barang,” papar Ghopar.

Ia juga menuturkan, paket bantuan tersebut tidaklah seberapa bila dinominalkan. Lepas dari itu, kata dia, hal tersebut merupakan bentuk empati komunitasnya kepada warga benar-benar kurang mampu, maupun yang sudah tak berpenghasilan tetap yang ada di sekitarnya.

Ghopar juga berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban warga penerima. Apalagi, terpaan pandemi Covid-19 masih saja belum berkesudahan. Karenanya, komunitasnya memiliki niatan agar kegiatan serupa dihelat secara kontinyu.

“Semoga saja, pandemi ini secepatnya berakhir. Agar masyarakat bisa kembali nyaman beraktivitas dan perekonomian kembali pulih,” pungkasnya. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *