Lagi, Pelajar SD di Jombang Meninggal Usai Vaksin, Alami Demam Tinggi dan Bengkak

- Redaksi

Jumat, 31 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah keluarga Naura SG, bocah kelas 4 SD asal Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang yang meninggal dunia usai divaksin.

Suasana rumah keluarga Naura SG, bocah kelas 4 SD asal Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang yang meninggal dunia usai divaksin.

FaktaJombang.com – Setelah M Bayu S (12) bocah Sekolah Dasar (SD) asal Kecamatan Jogoroto, insiden pelajar SD meninggal dunia usai menjalani suntik vaksin Covid-19, diduga kembali terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (31/12/2021).

Kali ini, kabar duka tersebut datang dari keluarga pasangan suami istri (Pasutri) Joko dan Marwatul (51) asal Desa Catakgayam Kecamatan Mojowarno, Jombang. Putrinya bernama NSG (9) yang masih duduk di bangku kelas 4 SD, meninggal dunia beberapa hari usai menjalani suntik vaksin.

Marwatul, ibu korban menuturkan, Naura pada Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 05.00 WIB atau sekitar subuh tadi, saat dirawat di RSUD Jombang. Awalnya, Naura mengalami demam tinggi dan bengkak-bengkak di sekujur tubuhnya. Selain itu, Naura juga muntah-muntah hebat.

Saking cukup parah bengkaknya, Naura hampir tidak bisa berjalan. Kondisi tak biasa itu, lanjut Marwatul, dialami anaknya selang dua hari usai Naura disuntik vaksin, tepatnya pada Rabu 22 Desember 2021 lalu.

Baca Juga:  Jumpa Warga Sukomulyo, Anggota DPRD Jombang Ini Juga Salurkan Sembako dan Santunan

Karena panasnya tak kunjung turun, keluarga memutuskan membawa Naura ke pengobatan alternatif, namun tak ada perubahan. Kemudian, Naura dibawa ke Puskesmas, tapi lagi-lagi demamnya tak juga menurun. Bahkan, tubuhnya semakin membengkak.

“Sakitnya habis vaksin, vaksin tanggal 22 Desember, mulai sakit tanggal 23. Tanggal 24 panasnya makin tinggi, badannya bentol-bentol, melebar mirip biduran. Bengkaknya sampai 5 sentimeter dari kulit luar, muntah juga,” ungkap Marwatul.

Marwatul mengungkapkan, karena tidak ada perubahan, kemudian putri keempatnya itu dirujuk ke RSUD Jombang. Disana, pihak rumah sakit juga tidak bisa menjelaskan penyakit apa sebenarnya yang dialami Naura.

Bahkan, saat itu, Naura hampir dirujuk ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya. Namun takdir berkata lain, Naura dinyatakan meninggal dunia Jumat pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB .

“Sempat dibawa ke bidan, lalu dirujuk RSUD nggak ada hasil apa-apa, saya di sana sempat bentrok-bentrok (teriak-teriak), semua dicek tidak ada penyakit apa-apa, malah mau dirujuk ke dr Soetomo. Dokter spesialis di sana juga sudah dikumpulkan, diskusi, katanya di paru-paru, dicek ternyata tidak ada hasilnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bocah SD di Jombang Meninggal Usai Vaksin Covid-19, Sempat Muntah dan Demam Tinggi

Sampai saat ini, pihak keluarga juga belum mengetahui apa yang menyebabkan anaknya meninggal dalam kondisi cukup buruk itu. Sebab saat itu, siswi SD Negeri 1 Catakgayam ini mengikuti vaksinasi berbarengam di sekolah, bersama teman-temannya.

Bahkan, kata Marwatul, sebelum vaksinasi, kondisinya juga cukup sehat dan tidak memiliki riwayat alergi apapun.

“Kami belum tahu kenapa, entah karena vaksin atau lainnya. Tapi saya berharap, kalau vaksin lebih hati-hati, takutnya terjadi kayak gini. Tidak tahu kami, karena vaksin atau apa,” tandasnya.

Sementara, Bupati Jombang, Mundjidah Wahab sempat mendatangi rumah keluarga Naura bersama sejumlah rombongannya untuk mengucapkan belasungkawa. Hanya saja, saat itu Bupati Mundjidah enggan memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Pria Catakgayam Jombang Digerebek Saat Asyik Nyabu

“Nanti saja, kami akan adakan konferensi pers,” jawabnya singkat.

Terpisah, Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan, sejauh ini kasus ini tengah dalam penanganan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) Dinkes Jombang. Namun, saat kegiatan vaksinasi, Naura disuntik dengan vaksin jenis Sinovac.

“Vaksin Sinovac, saat ini ditangani KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” tandasnya.

Sebelumnya, peristiwa yang sama menimpa M Bayu S (12). Pelajar kelas 6 SD ini juga meninggal dunia sehari setelah menjalani suntik vaksin di Puskesmas Mojowarno, pada Selasa (28/12/2021).

Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Mayangan, Kecamatan Jogoroto, sekitar pukul 05.00 WIB. Anak pasangan Kaswan (50) dan Miyatin (58) tersebut, sebelumnya mengalami demam tinggi dan muntah-muntah hebat. *)

Baca juga: Bocah SD di Jombang Meninggal Usai Vaksin Covid-19, Sempat Muntah dan Demam Tinggi

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru