Lokasi Kejadian Perempuan Muda Tabrakkan Diri ke KA di Jombang, Dikenal Angker

Jumat, 25 Maret 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan lokasi kejadian perempuan muda yang meninggal diduga tabrakan diri ke kereta api di perlintasan kereta api, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang dikenal angker.

Kawasan lokasi kejadian perempuan muda yang meninggal diduga tabrakan diri ke kereta api di perlintasan kereta api, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang dikenal angker.

FaktaJombang.com – Kawasan lokasi kejadian meninggalnya perempuan muda bernama Siti Makrifah (19), yakni perlintasan kereta api di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Rabu 23 Maret 2022 malam, disebut-sebut angker.

Warga sekitar menyebut, perlintasan kereta api yang sudah ditutup permanen ini kerapkali terjadi insiden kecelakaan. Terakhir, merenggut nyawa perempuan asal Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, yang diketahui baru saja menikah sekitar 3 minggu lalu ini.

Siti Nurjanah (25) seorang warga setempat mengiyakan, kawasan rel kereta api tersebut dikenal angker. Dikatakan, sebelum perlintasan kereta api itu ditutup sekitar tahun lalu, warga yang melintas kerapkali mengetahui penampakan makhluk gaib.

“Kata warga sih gitu. Dulunya, warga sering melihat penampakan makhluk gaib di atas rel. Makhluknya ya seperti manusia. Serem dulunya, nggak tahu juga kalau sekarang ini ya,” ujarnya kepada FaktaJombang.com, Kamis (24/3/2022) siang.

Baca Juga:  Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Keluarga Sesalkan Pemotongan Organ Tubuh

Pasca insiden meninggalnya Siti Makrifah yang diduga menabrakkan diri ke kereta api, ia mengaku tidak terjadi apa-apa pada Rabu malam atau Kamis dini hari. Karena menurutnya, kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut, juga kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Biasa saja, tidak ada apa-apa. Soalnya sudah sering kejadian seperti itu di sini. Kan saya di sini sudah 4 tahunan, ya banyak kejadian. Pada tahun 2021 kemarin, kalau tidak salah, jalan perlintasan ini kemudian ditutup,” jelasnya saat ditemui di halaman rumahnya.

Selain hal mistis, lanjut Nurjanah, kadang ada yang menggelar ‘selametan’ di kawasan rel setempat. Dan dia mengetahui, jika yang sedang selamatan itu merupakan pihak keluarga korban.

Baca Juga:  Kecelakaan di Sumbermulyo Jombang, PT KAI Daop 7 Madiun: Masinis Sudah Nyalakan Semboyan

“Seperti keluarga korban mobil tertabrak kereta api tahun 2021 kemarin, mengadakan selametan di sektiar rel kereta api situ. Tapi saya nggak tahu, kalau maksud dan tujuannya seperti apa,” pungkasnya.

Dikenal angker, juga diungkapkan Ubaidillah, penjual parfum di toko yang dekat dengan rel tersebut. Selain itu, Ubaidilah mengatakan jika jalan raya yang berdekatan dengan rel tersebut, juga sering terjadi kecelakaan.

“Cerita warga sih begitu, rel kereta api ini dikenal angker. Tapi saya belum tahu secara langsung hal-hal gaib di rel itu. Tapi kalau di jalan raya depan ini mungkin saja. Karena sering terjadi kecelakaan,” kata Ubaidillah.

Dia juga mengaku, merasakan ada yang ganjil dari sejumlah insiden kecelakaan di kawasan jalan raya setempat. Meski diakuinya, belum mengetahui secara langsung melihat hal mistis tersebut.

Baca Juga:  Bocah SD di Jombang Meninggal Usai Vaksin Jadi Perhatian Mabes Polri

“Ya aneh saja, kadang siang hujan-hujan, ada tabrakan. Kadang ada yang terjatuh. Minggu kemarin, di jalan raya ini ada kecelakaan. Kalau ditanya rel atau jalan raya ini angker atau tidak, saya masih belum tahu juga, karena belum melihat langsung,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, mendadak heboh, Rabu (23/3/2022) petang sekitar pukul 19.12 WIB. Menyusul, seorang warga meninggal tertabrak kereta api (KA) di perlintasan rel KA km 78+5 petak jalan Sumobito – Jombang.

Korban meninggal diketahui seorang perempuan muda berusia 19 tahun. Namanya, Siti Makrifah, asal Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. *)

Baca sebelumnya:
Perempuan Muda Meninggal Diduga Tabrakkan Diri ke KA di Jombang, Pengantin Baru

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru