Nahas, Tukang Becak Meninggal Tertimpa Tembok di Jombang, Identitasnya Masih Misterius

lokasi tukang becak di jombang tertimpa reruntuhan tembok
Polisi sedang melakukan olah TKP di jalan KH Wahid Hasyim, Jombang.

FaktaJombang.com – Masih ingat dengan insiden tembok bangunan di jalan KH Wahid Hasyim, Desa/Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, yang videonya viral di media sosial WhatsApp?

Peristiwa yang terjadi di dekat Ringin Contong pada Minggu (8/10/2023) siang itu, menelan korban jiwa.

Korban merupakan seorang tukang becak. Hanya saja, hingga saat ini, identitas korban masih misterius alias belum diketahui.

Kapolsek Jombang AKP Soesilo mengakui, jika tidak ditemukan identitas korban pada saat kejadian.

Oleh polisi, korban kemudian dibawa ke RSUD Jombang. Selanjutnya, dokter forensik melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

“Kita lakukan pemeriksaan luar, termasuk juga melalui sidik jari korban,” kata AKP Soesilo, Senin (9/10/2023).

Pihaknya merinci, ciri-ciri korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan tembok bangunan itu. Di antaranya, korban berjenis kelamin laki-laki, tinggi 159 sentimeter, rambut putih.

Juga, terdapat tahi lalat pada pipi kanan, memakai cincin di jari manis kanan, dan memakai pakaian baju kaos putih celana biru tua.

“Korban merupakan tukang becak, usia diperkirakan 60-an tahun,” ujar AKP Soesilo.

AKP Soesilo menjelaskan, peristiwa nahas yang dialami korban terjadi pada Minggu (8/10/2023) sekitar pukul 10.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, lanjutnya, korban dalam posisi tertimpa balok bangunan ruko bekas atau ruko kosong di jalan protokol Jombang Kota tersebut.

Sementara korban, berada di becaknya yang diparkir sebelah barat tembok yang kemudian runtuh itu. Jarak tembok dengan posisi becak korban, sekitar satu meter.

“Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian, korban sedang tertidur di atas becaknya di lokasi kejadian,” ujarnya.

Saat ditemukan, jelas AKP Soesilo, kondisi bagian kepala serta hidung korban, mengeluarkan darah. Korban juga diketahui tidak bergerak sama sekali, serta tidak ada tanda-tanda korban masih hidup.

Tak lama berselang, Polsek Jombang mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Sementara jasad korban, langsung dievakuasi ke RSUD Jombang.

“Dari lokasi kejadian, kami mengamankan barang bukti sebuah becak, bongkahan material bangunan, sebuah tas berisi pakaian,” ujar AKP Soesilo.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi berharap, identitas korban secepatnya terungkap.

Karenanya, pihaknya mengimbau apabila ada warga yang mengetahui identitas korban sebagaimana ciri-ciri tersebut, agar segera menghubungi Polres Jombang melalui call center 110.

“Atau bisa menghubungi nomor call center Kandani 081323332022,” ujar AKBP Eko Bagus Riyadi. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *