Nihil Pasien, Rumah Sehat Plandaan dan Ploso Jombang Tetap Dijaga

  • Bagikan
Rumah sehat plandaan jombang

FaktaJombang.com – Rumah sehat Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, pada Minggu (12/9/2021) kosong, alias tidak ada pasien isolasi. Meski nihil pasien, rumah sehat yang berlokasi di Gedung Graha Kartika, Desa Karangmojo, kecamatan setempat. tetap dijaga petugas.

Bahkan, rumah sehat (Ruhat) yang sebelumnya bertempat di SMP Negeri 1 Plandaan sesuai SK Bupati Jombang ini, dijaga ketat sejumlah personel.

Menurut Kusyanto (40) seorang petugas jaga Rumah Sehat Kecamatan Plandaan, rumah sehat tetap dijaga walaupun tidak ada pasien yang sedang isolasi di tempat isolasi terpusat (Isoter) tingkat kecamatan.

“Dijaga sebanyak lima orang. Terdiri dari Anggota Polsek, Koramil, pihak Kecamatan dan Desa,” kata kepada FaktaJombang.com, Minggu (12/9/2021).

Dikatakannya, Rumah Sehat Kecamatan Plandaan ini menempati Gedung Graha Kartika, Desa Karangmojo, setelah ada kebijakan pindah lokasi. Mengingat, tempat isoter sebelumnya akan digunakan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali.

“Pindah ke sini sejak tanggal 5 September 2021,” jawabnya.

Disinggung soal anggaran untuk aktivitas jaga rumah sehat, “Kurang tahu kalau soal anggaran,” singkatnya.

Pantauan di sebuah ruangan isoter Gedung Graha Kartika, Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, tampak tersedia sejumlah dipan kasur dan meja berbahan besi di sampingnya. Hanya saja, tidak ada satu pun pasien yang sedang menjalani isolasi. Selain itu, tampak pula sejumlah banner yang ditempal di dinding ruangan.

Rumah Sehat Plandaan Jombang 1
Kondisi ruangan isolasi di Rumah Sehat kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Sementara di Rumah Sehat Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, juga pindah. Semula berada di SMP Negeri 1 Ploso, kini menempati kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) kecematan setempat.

Kondisi di lokasi ini, Minggu (12/9/2021) juga sama dengan Rumah Sehat Kecamatan Plandaan, yakni tanpa satupun pasien isolasi dan tampak dijaga sejumlah personel.

Ganar (38) Anggota Polsek setempat mengatakan, penjagaan di Rumah Sehat Ploso sebanyak 3 sif. Pertama mulai pagi hingga pukul 13.00 WIB. Petugasnya, dari pihak Kecamatan, Anggota Koramil dan Polsek.

“Sif kedua, yang kecamatan dioplos sama pihak desa. Untuk Polsek dan Koramil tetap di sini,” jawabnya kepada FaktaJombang.com di lokasi isoter.

“Untuk hari ini, sementara tidak ada pasien dirawat,” sambungnya.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan (Nakes), katanya, setiap hari visit ke Rumah Sehat. “Jam 10.00 WIB tadi sudah ke sini,” jawabnya.

Disinggung soal honor jaga bagi petugas jaga, pihaknya mengatakan ada. Hanya saja, dia mengaku kurang tahu besarannya. “Untuk gaji yang jaga ada, tapi saya kurang tahu berapa gajinya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rumah Sehat tingkat Kecamatan se-Kabupaten Jombang, digerojok Anggaran BTT (Belanja Tidak Tetap) APBD Jombang. Besarannya, sebesar Rp 104 Juta per kecamatan. Kecuali Kecamatan Jombang yang memperoleh BTT lebih tinggi yakni Rp 270 Juta.

Hal ini seperti dikatakan Bendahara BPBD Jombang, Maya Wulandari pada Jumat (27/8/2021) lalu. Pencairan BTT ke 21 Kecamatan, setelah BPBD Jombang mendapat pencairan dari Kas Daerah pada Tanggal 24 Agustus 2021 lalu, pasca pihak kecamatan melengkapi persyaratan yang ditetapkan. *)

Baca sebelumnya:
Rumah Sehat 21 Kecamatan di Jombang Digerojok Dana BTT
Tiga Kecamatan Miliki 2 Rumah Sehat di SK Bupati, Dana BTT Jombang Kota Lebih Tinggi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *