Pemuda Asal Daditunggal Jombang Ditemukan Meninggal Kaku di Dalam Mobilnya

  • Bagikan
korban tewas di dalam mobil di pinggir jalan gambiran jombang
Kondisi korban sebelum dievakuasi petugas. Peristiwa ini terjadi di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (19/11/2021) sekitar jam 10.30 WIB.

FaktaJombang.com – Warga Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, gempar. Menyusul ditemukannya seorang pria tak bernyawa dalam sebuah mobil di pinggir jalan desa setempat, Jumat (19/11/2021) sekitar jam 10.30 WIB.

Diduga, korban sudah meninggal sejak tadi malam. Sebab saat ditemukan, korban yang diketahui bernama Abriyanto Oktav Kurniasadi (25) warga Dusun Cuwalang, Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang ini, sudah kaku dengan posisi terbaring miring di jok kemudi mobilnya.

Menurut keterangan Radipta Lingga (31) pihak keluarga kepada polisi, sebelum ditemukan meninggal, pada Kamis, 18 November 2021 korban berpamitan keluar kepada keluarganya. Korban mengendarai sebuah mobil berwarna hitam dengan plat nomor L-1995-HL.

Namun sampai Jumat pagi, pemuda yang bekerja sebagai sopir forklift itu belum juga pulang ke rumahnya. Merasa curiga, Radipta kemudian mencari keberadaan korban.

Usahanya tak sia-sia, sebab mobil korban akhirnya ketemu terparkir di pinggir jalan Dusun Ngrowo, Desa Gambiran. Radipta lantas mengintip ke dalam mobil tersebut. Benar saja, dia melihat korban berada di dalam mobil. Namun, korban yang saat itu memakai kemeja warna biru tua dengan setelan celana cokelat tersebut, sudah tak bergerak.

Posisi korban juga terbaring miring ke kiri persis di bagian kemudi mobilnya. Sedangkan pada bagian mulutnya, tampak mengeluarkan cairan berwarna keruh kehitam-hitaman.

“Kemudian pelapor mengetok pintu mobil, namun tidak ada respon. Dan pelapor memecahkan kaca pintu mobil depan sebelah kanan dan mengetahui bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi miring ke kiri,” ungkap Kompol Purwo Atmojo Rumatyo, Kapolsek Mojoagung.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit. Hal ini juga diperkuat dari keterangan anggota keluarganya. Namun demikian, polisi tetap melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian pemuda bertubuh besar itu.

Setelah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan identifikasi, polisi lantas mengevakuasi mayat korban ke kamar mayat RSUD Jombang menggunakan sebuah ambulans.

“Sesuai keterangan pelapor bahwa korban diduga meninggal karena sakit, dan korban memiliki riwayat sakit asma (sesak) kronis dan berkelanjutan. Serta pada diri korban tersebut, tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” tandasnya. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *