Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Sawah Jantiganggong Jombang

Petugas saat melakukan olah TKP dan hendak mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal di area sawah Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Seorang pria lanjut usia (Lansia) ditemukan meninggal dunia di area persawahan di Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (15/4/2022) sore.

Korban ditemukan tergeletak dan tak bernafas lagi, di bawah tempat berteduh non permanen yang terbuat dari terpal dikatkan dengan tiang berbahan potongan bambu, di area sawah setempat.

Kepala Desa (Kades) Jantiganggong, Hadi Mulyo membenarkan temuan seorang pria lansia meninggal tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah petani sempat mengetahui pria tersebut sedang sedang duduk-duduk di lokasi sejak pagi.

“Sempat diajak ngobrol, bilangnya sedang sakit. Setelah itu ditinggal,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurutnya, pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB, pria tersebut tergeletak tak berdaya oleh seorang perangkat desa yang sedang menuju ke sawah di area setempat.

Kondisi itu, lanjutnya, akhirnya dilaporkan ke Polsek Perak. “Alhamdulillah saat diperiksa petugas, ada salah satu warga yang mengakui bahwa korban masih keluarganya,” ungkap Kades Hadi Mulyo.

Dari keterangan petugas, kata Kades, diketahui tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal diduga karena sakit yang dialaminya.

“Kalau soal makanan di sekitar korban, itu tadi diberi petani. Tapi katanya tidak sempat makan,” pungkas Hadi Mulyo.

Terpisah, salah satu petugas medis dari Puskesmas Perak, Irga Kusumahardika mengatakan, identitas korban yaitu Marjono (70), warga Dusun Kajangan, Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

“Pihak keluarga juga sudah mengetahuinya. Dan memang korban dikatakan keluarganya sempat menderita sakit,” tuturnya kepada wartawan.

Irga juga memastikan, tidak ada indikasi terjadinya kekerasan maupun bunuh diri. Korban menghembuskan nafas terakhir, diduga karena sakit meski belum diketahui secara pasti penyakit yang diderita korban.

“Mungkin karena sakit. Entah penyakit yang sudah lama dideritanya atau bukan, kami belum memastikan. Korban juga sebelumnya tidak mau berterus terang kepada keluarganya. Dan korban meninggal sudah lebih dari dua jam sebelum ditemukan,” pungkasnya. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *