Rajawali Biru FC Dilaunching di Jombang, Kado Ultah Kuswanto

  • Bagikan
penyerahan bendera Rajawali Biru
Penyerahan bendera Rajawali FC dari Kuswanto ke Coach Moch Sirath, saat launching di Omah Sambong, Desa Sambongdukuh, Keamatan/ Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Rajawali Biru FC (Football Club) resmi dilaunching di Omah Sambong, Desa Sambongdukuh, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (26/8/2021) petang.

Peresmian klub sepakbola yang akan berlaga di kompetisi Jombang Super League ini, berbarengan dengan Ulang Tahun (Ultah) ke-60 tahun sang pemilik klub, yaitu Kuswanto.

Menurut Kuswanto, launching ini sebagai tanda dimulai pengelolaan manajemen Rajawali Biru FC untuk meningkatkan prestasi sepakbola di Kabupaten Jombang, setelah pihaknya mendapat limpahan manajemen dari sebuah klub, kemudian klub tersebut berganti nama menjadi Rajawali Biru FC.

“Di usia 60 tahun ini, saya ingin berbuat untuk Jombang. Karena saya sangat mencintai Jombang dan sudah dipercaya oleh warga Jombang dan Mojokerto, sehingga saya ingin memberikan sentuhan bagi anak-anak muda,” kata Kuswanto usai launching.

Melalui Rajawali Biru FC, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini berkomitmen akan mengangkat prestasi sepakbola di Jombang. Juga bisa menghantarkan pemain dari Jombang menjadi pemain nasional. Mengingat, rata-rata usia pemain maksimal 23 tahun.

Kuswanto juga mengatakan, telah mengangkat dua coach atau pelatih yang dinilai memiliki kapasitas dan kemampuan lebih dalam membina pemain muda yang bergabung di Rajawali Biru FC.

“Karena usia pemain segitu membutuhkan sentuhan secara khusus. Kalau saya, sekedar melakukan pendampingan pada setiap pertandingan, juga saran dan nasihat. Serta memberikan support,” ungkapnya.

Support yang dimaksud, utamanya dukungan finansial. Kuswanto juga menuturkan telah menyatukan persepsi kepada keluarganya, sebelum mendapatkan limpahan managemen sebuah klub sepakbola saat itu.

“Menyatukan persepsi dengan istri dan anak-anak, untuk bersama-sama mendukung penuh membesarkan Rajawali Biru FC. Kalau sudah mendapatkan dukungan dari keluarga, saya bisa lebih tenang melakukan langkah-langkah pembinaan,” paparnya.

Untuk target, Kuswanto mengatakan, selalu menanamkan kepada seluruh pemain jika mereka memiliki potensi sangat besar untuk maju dan berprestasi.

“Target jangka pendek, menang dan menang. Dan menjadi juara di kompetisi Jombang Super League,” tandas Pak Kus, begitu dosen Universitas Darul Ulum ini akrab disapa.

Pantauan di lokasi, launching Rajawali Biru FC serta ultah 60 tahun Kuswanto, ditandai masing-masing pemotongan dua tumpeng. Pemotongan tumpeng untuk Ultah, dilakukan Pak Kus sendiri. Selanjutnya, dipersembahkan ke Dwi Ratnaningsih, istrinya, yang sudah bersama-sama mengaruhi bahtera rumah tangganya.

“Potongan tumpeng ini, kami persembahkan khusus pada istri saya yang sudah mendampingi saya sejak kami menikah. Belian sangat sabar ketika bersama-sama menikmati jatuh bangun bersama saya. Dan saat ini, kami sudah dikaruniai dua anak dan dua cucu. InsyaAllah, akan hadir satu lagi cucu,” ucap Kuswanto sebelum memberikan potongan tumpeng ke Bu Nana, sapaan akrabnya.

Kuswanto memberikan potongan tumpeng ke istrinya
Kuswanto menyerahkan potongan tumpeng ke Bu Nana, istrinya.

Kemudian, giliran Bendahara Rajawali Biru FC, Kuswana Rama Septian yang memotong tumpeng untuk klub sepakbola. Kemudian, dipersembahkan ke coach Abdulllah Sajad.

Pasca prosesi pemotongan tumpeng, dilanjutkan penyerahan bendera Rajawali Biru FC dari owner klub Kuswanto ke coach Moch Sirath, didampingi manajer klub, Kuswana Mandiri Septian. Juga coach Abdulllah Sajad dan bendaharan klub Kuswana Rama Septian.

Sementara Manager Kuswana Mandiri Septian dalam sambutannya mengatakan, Rajawali Biru FC merupakan wujud kegandungan Pak Kus, ayahnya, pada olahraga sepak bola.

“Waktu saya kecil, saya selalu diberi cerita jika bapak Kuswanto sangat suka sepak bola sejak kecil. Dari kecintaannya pada sepak bola itu, bapak memiliki impian mempunyai klub sepak bola,” cerita Kuswana.

manajer rajawali FC
Manager Rajawali Biru FC, Kuswana Mandiri Septian saat memberi sambutan.

Hingga di usia 60 ini tahun ini, katanya, impian Pak Kus tidak sampai terpendam dan sirna begitu saja. Malah, impian mendirikan klub tetap menyala dan membara.

“Alhamdulillah, ini merupakan kado ulang tahun untuk bapak. Semangat yang dimiliki bapak itulah, harus terus termotivasi pada kita sebagai sebuah tim. Dan pendirian klub ini juga menjadi wadah menjalin silaturrahmi, wadah persaudaraan, persahabatan. Disamping kita raih kemenangan, kemenangan dan juara,” paparnya.

Sekedar informasi, launching klub sepakbola ini dihadiri seluruh pemain Rajawali Biru FC, official, dan sejumlah undangan. Kegiatan ini, juga tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat. *)

tumpeng rajawali biru
Penyerahan potongan tumpeng dari Bendahara Rajawali Biru FC, Kuswana Rama Septian ke coach Abdulllah Sajad.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *