Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Minggu, 15 Mei 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pasien korban keracunan saat dirawat di Puskesmas Kesamben, Kabupaten Jombang.

Sejumlah pasien korban keracunan saat dirawat di Puskesmas Kesamben, Kabupaten Jombang.

KESAMBEN | FaktaJombang.com – Satu orang dari sembilan korban keracunan yang dirawat di Puskesmas Kesamben, Kabupaten Jombang, akhirnya diperbolehkan pulang, Minggu (15/5/2022).

Kepala Puskesmas Kesamben, drg Lili Toha mengatakan, pasien korban keracunan diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah dinyatakan baik dan normal.

Menurutnya, pemulangan satu pasien korban keracunan yang dinyatakan kesehatannya membaik, pada Minggu (15/5/2022) pagi tadi. Dan sorenya, lanjutnya, rencananya ada dua pasien yang diperbolehkan pulang.

“Karena kondisinya sudah pulih atau normal, pasien sudah diperbolehkan pulang. Mungkin sore ini akan ada dua pasien lagi yang bisa pulang,” ujarnya dikonfirmasi lewat sambungan telepon.

Baca Juga:  Berempati, Kapolres Jombang dan Forkopimda Kunjungi Keluarga Korban KRI Nanggala-402

Rata-rata, lanjut drg Lili, kondisi pasien korban keracunan lain yang masih dirawat di Puskesmas Kesamben sudah menujukkan perkembangan yang baik, namun masih dalam tahap pemulihan. Meski ada juga pasien yang masih mengalami keluhan seperti pusing.

“Kalau yang lain ada yang sudah baik tapi ada juga yang masih pusing. Kondisinya sekarang belum memungkinkan untuk pulang daripada nanti di rumah timbul gejala lagi,” jelasnya.

Baca Juga:  BIN Jatim Genjot Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Jombang

Selain ada yang masih mengeluhkan pusing, katanya, sejumlah pasien juga ada yang masih diare dan sedikit mual-mual. Meski begitu, drg Lili memprediksi jika Senin 16 Mei 2022 besok, banyak pasien yang sudah diperbolehkan plang.

“Artinya mereka belum total normal, ada yang masih ada diarenya sedikit, kadang mual, tapi frekuensinya sudah menurun. Mungkin besok pasien yang dirawat di puskesmas ini sudah bisa pulang. Tapi kalau yang dirujuk ke Rumah Sakit, kami tidak tahu seperti apa,” pungkasnya.

Baca Juga:  SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, menderita keracunan usai menyantap nasi berkat acara Yasinan di rumah Eka Puji Astutik (47).

Data yang diperoleh, terdapat 35 orang yang keracunan. Mereka ada yang rawat jalan, 9 orang dirawat di Puskesmas Kesamben Jombang, dan 3 pasien lain dirawat di Rumah Sakit Sakinah Mojokerto. *)

Berita Terkait

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC
Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos
Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan
Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang
Di Jombang, Wakapolda Jatim Diminta Wakapolri Genjot Vaksinasi Jelang Ramadan
Tunggu Antrean Panjang Operasi, Balita Penderita Tumor di Jombang Butuh Perhatian
Kunjungi Jombang, Wakapolda Jatim Pantau Vaksinasi Booster
Puluhan Warga Sumbersari Jombang Jalani Vaksin Booster Secara Door to Door

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Desember 2022 - 22:02

SSR Yabhysa Bersama Dinkes Jombang Siapkan Pembentukan Tim Percepatan Eliminasi TBC

Senin, 1 Agustus 2022 - 17:55

Bayi Meninggal Saat Persalinan di RSUD Jombang, Viral di Medsos

Senin, 16 Mei 2022 - 17:13

Dinyatakan Sembuh, Semua Pasien Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Dipulangkan

Minggu, 15 Mei 2022 - 19:46

Sejumlah Pasien Korban Keracunan di Puskesmas Kesamben Jombang Diperbolehkan Pulang

Senin, 4 April 2022 - 19:16

Suntik Vaksin Saat Berpuasa, Ini Pandangan Ulama dan Pemerintah di Jombang

Berita Terbaru