Sekeluarga di Madiopuro Jombang Keracunan, Polisi Periksa Dua Saksi

  • Bagikan
Petugas mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan sekeluarga di Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mengalami keracunan.

FaktaJombang.com – Polisi memeriksa dua saksi dalam kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa satu keluarga di Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kapolsek Sumobito, AKP M Amin mengungkapkan, dua orang yang diperiksa sebagai saksi, di antaranya bernama Sutaji (47), tetangga korban.

Sebelum kejadian, Sutaji mengaku ikut menikmati makanan yang disajikan keluarga Slamet M Yusuf, korban keracunan yang juga bapak dari Savara Malaika Bilqis, bocah 7 tahun yang meninggal dunia.

Sebab, dalam beberapa hari, Sutaji bekerja di rumah Slamet untuk membenahi teras rumah keluarga itu. Bahkan, Sutaji juga ikut merasakan gejala laiknya orang keracunan. Yakni mual, muntah dan diare.

Selain Sutaji, polisi juga melakukan pemeriksaan kepada Kepala Dusun (Kasun) Grudo bernama Sudiono.

“Saksi kedua ini adalah orang yang ikut menggotong dan mengantarkan korban keracunan ke Puskesmas Sumobito. Dua saksi tersebut sudah kami periksa semalam,” kata Amin, Rabu (13/4/2022).

Seperti diberitakan, lima orang dalam satu keluarga ditemukan terkapar lemas di rumahnya, Selasa (12/4/2022) malam. Mereka tak berdaya diduga karena mengalami keracunan.

Di antaranya, Slamet M Yusuf (42) dan istrinya Suji Mistiari (33), serta dua anaknya, Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malaika Bilqis (7), lalu Asmiadi (73), orang tua dari Slamet.

Bahkan, peristiwa ini kemudian merenggut nyawa Savara Malaika Bilqis atau Bibil. Bocah berusia 7 tahun itu meninggal sebelum mendapat pertolongan medis. Sementara orang tua, kakak serta kakeknya dilarikan ke Puskesmas setempat.

Selain lima korban, belakangan diketahui ada satu korban lagi, yakni Sutaji. Meski tidak sampai dilarikan ke Puskesmas, namun pada Selasa (12/4/2022) malan, Sutaji masih mengalami diare. Sutaji mengalami gejala pusing, mual, diare, sejak Senin (11/4/2022).

“Saksi Sutaji ikut bersantap bersama keluarga Slamet pada Minggu 10 April 2022 sore, setelah mau pulang bekerja membuat teras di rumah Slamet,” tandas AKP M Amin. *)

Baca sebelumnya:
Sekeluarga di Madiopuro Jombang Ditemukan Terkapar Diduga Keracunan, Satu Meninggal

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *