Peristiwa

Selidiki Penyebab Keracunan di Podoroto Jombang, Polisi Bawa 2 Butir Telur ke Laboratorium

×

Selidiki Penyebab Keracunan di Podoroto Jombang, Polisi Bawa 2 Butir Telur ke Laboratorium

Sebarkan artikel ini
Warga yang mengalami keracunan ke Puskesmas Kesamben Jombang, diantar mobil siaga desa (MSD), Jumat (13/5/2022) malam.

KESAMBEN | FaktaJombang.com – Polisi membawa dua butir telur dan sampel muntahan sebagai bahan penelitian ke laboratoum untuk mengetahui penyebab insiden keracunan yang menimpa puluhan warga di Kecamatan Kesamben Jombang.

Seperti diketahui, kejadian ini dialami sekitar 30 orang lebih warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kesamben, Jombang, dan kini tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan Puskesmas.

Baca Juga:  Proyek Plengsengan, Warga Blimbing Kesamben Jombang Sempat Pro Kontra

Kapolsek Kesamben, AKP Ahmad mengatakan, polisi akan menguji dua sampel makanan itu ke laboratotium untuk mengetahui penyebab keracunan di sana.

“Semalam, kami mengamankan dua butir telur sisa. Kami juga mengambil sampel muntahan korban yang diduga keracunan,” kata Ahmad, Sabtu (14/5/2022).

Ahmad menjelaskan, sampel muntahan tersebut diambil dari salah satu korban yang dirawat di Puskesmas Kesamben. Sedangkan dua telur merupakan sisa dari acara hajatan Yasinan di rumah Eka Puji Astutik (47).

Baca Juga:  Pelajar Jadi Pengedar Pil Dobel L, Terkuak dari Operasi Yustisi di Peterongan Jombang

Menurut AKP Achmad, acara yang dilakukan pada Rabu (11/5/2022) selepas Magrib itu dihadiri sebanyak 40 orang. Namun dari jumlah tersebut tidak semuanya dirawat di Puskesmas dan rumah sakit. Sebagian ada yang dirawat di rumah.

Baca Juga:  Tiang PJU di Rejoagung Jombang Nyaris Roboh

Informasi yang diterima, lanjutnya, ada sekitar 30 orang yang dirawat di beberapa rumah sakit Mojokerto dan Puskesmas di Kesamben.

“Hingga kini, sebagian masih dirawat,” tandasnya. *)

Baca sebelumnya: Puluhan Warga Podoroto Jombang Keracunan, Diduga Usai Menyantap Nasi Kotak Yasinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *