Sopir Truk Gandeng Meninggal Mendadak di Mojoagung Jombang, Begini Kronologinya

sopir truk meninggal di jombang
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban yang dievakuasi warga di emperan warung yang ada di pinggir jalan bypass Mojoagung, Jombang. (foto: repro)

FaktaJombang.com – Seorang sopir truk gandeng meninggal mendadak di tepi jalan bypass Mojoagung, kabupaten Jombang, Selasa (23/1/2024) sore.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini, karuan saja mengundang perhatian warga sekitar, dan kemudian dilaporkan ke Polsek Moguagung.

Sopir truk gandeng nopol L-8023-UV yang meninggal mendadak itu, diketahui bernama Toha Jauhari (62), warga desa Dukuhmojo, kecamatan Mojoagung, kabupaten Jombang.

Informasi yang didapat, awalnya truk gandeng pengangukut pupuk itu sedang berhenti di tepi jalan baypass Mojoagung, desa Gambiran, kecamatan Mojoagung.

Selain korban, di dalam truk tersebut juga terdapat istri dan anaknya.

Korban kemudian hendak keluar dari truk karena hendak buang air kecil. Namun, usai membuka pintu truk, korban malah terjatuh.

“Dia itu turun dari truk. Kata istrinya, pamit mau kencing. Tapi malah jatuh, terus tidak sadarkan diri,” ungkap Makrus, saksi mata di lokasi.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, bergegas datang menolong korban. Tubuh korban diangkat dan diamankan di salah satu warung di sekitaran lokasi.

Sayangnya, korban diketahui sudah tidak bernafas lagi.

Kemudian, polisi yang tiba di lokasi, melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Kemudian, tubuh korban dibawa ke Puskesmas Gambiran untuk divisum. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Hasil dari pemeriksaan, tidak ada bekas tanda penganiayaan. Korban meninggal diduga karena penyakit yang dideritanya,” terang Kompol Yogas, Kapolsek Mojogung.

Berdasarkan keterangan dari istrinya, korban tengah menyetir truk menuju Surabaya untuk mengantar muatan pupuk.

Korban sebenarnya sudah mengeluh sakit tiga hari belakangan. Namun, dia tetap memaksakan diri untuk bekerja.

“Pengakuan istrinya, korban menderita sakit lambung kronis,” kata Kompol Yogas.

Selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *