Suhu Oven Lewati Batas, Gudang Briket Mojoagung Jombang Terbakar

gudang briket mojoagung jombang kebarakan
Petugas pemadam saat menyemprotkan cairan untuk memadamkan api yang membakar gudang oven briket/ arang di Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (8/8/2021),

FaktaJombang.com – Gudang oven briket atau arang di Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (8/8/2021) siang.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, Agusta Rendy, warga setempat yang merupakan pemilik pabrik briket tersebut mengalami kerugian meteriil ditaksir mencapai Rp 3 juta.

“Yang terbakar gudang oven. Kejadiannya tadi sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Kompol Purwo Atmojo Rumantyo, Kapolsek Mojoagung, Minggu (8/8/2021) petang.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran terjadi akibat suhu oven melampaui batas maksimal alias terlalu tinggi. Karena saking panasnya, api kemudian berkobar dan asap pun mengepul di gudang tersebut.

Beruntung, kobaran api cepat diketahui pekerjanya yakni Sutar (39) warga Desa Klampitan, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jatim, dan Rohmad Nawawi (32) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Mereka pun langsung melapor ke bos-nya.

Dibantu sejumlah warga setempat, mereka juga berupaya memadamkan api yang terus berkorbar dengan peralatan seadanya. Rupanya, upaya tersebut tidak langsung mampu menjinakkan api.

Kobaran api kemudian berhasil dijinakkan 25 menit kemudian, setelah petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Mojoagung, berjibaku. Upaya pemadaman ini, petugas juga dibantu warga sekitar, anggota BPBD, dan relawan.

“Mobil damkar tadi tiba ke TKP sekitar pukul 14.15 WIB. Kami mendapat laporan dari pemilik gudang dan kami lanjutkan ke petugas pemadam,” sambungnya.

Setelah melakukan olah TKP, polisi turut mengamankan briket atau arang sisa terbakar sebagai barang bukti.

“Untuk korban jiwa nihil. Kebakaran terjadi disebabkan suhu oven yang terlalu tinggi,” pungkas Purwo Atmojo Rumantyo. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.