Syarat Mudik Lebaran 2022, Bupati Jombang Dorong Percepatan Vaksinasi Sampai Dosis 3

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab dalam acara Bulaga (Bupati Melayani Warga) di Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Jombang, Senin (28/3/2022).

FaktaJombang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tengah bekerja keras dalam memenuhi capaian vaksinasi dosis tiga atau vaksinasi booster kepada masyarakat setempat.

Hal ini sebagai salah satu langkah mencegah penyebaran Covid-19 mendekati hari raya Idul Fitri 1443 H. Dimana, pemerintah pusat telah memutuskan, salah satu syarat mudik lebaran tahun 2022 ini adalah vaksinasi booster wajib dilakukan bagi setiap pemudik.

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan, saat ini cakupan vaksinasi booster sudah mencapai sekitar 11 persen. Sedangkan vaksinasi dosis pertama mencapai 90 persen. dan dosis kedua 70 persen.

“Seperti yang kita tahu vaksinasi dosis ke-3 menjadi salah satu syarat mutlak mudik lebaran, mari kita dukung pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Mundjidah Wahab saat hadir dalam acara Bulaga (Bupati Melayani Warga) di Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Jombang, Senin (28/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Mundjidah Wahab juga berharap masyarakat tetap patuh dengan protokol kesehatan (Prokes) meski dalam beberapa waktu terakhir angka kasus Covid-19 secara nasional, cenderung menurun.

Terpisah, Bagus, salah satu warga yang mengikuti vaksinasi mengaku ingin segera mendapatkan vaksinasi dosis tiga agar saat mudik lebaran nanti, dirinya dan keluarga tidak mengalami hambatan apapun di jalan.

“Saya asal luar Jombang, kebetulan saya kerja di Jombang. Rencananya mudik ke kampung halaman di luar Kabupaten Jombang, jadi persiapan untuk vaksin dosis ketiga. Untuk uang satu dan dua sudah sejak beberapa bulan lalu. Biar aman dari paparan virus juga,” ungkapnya.

Selain vaksinasi, dalam kegiatan Bulaga ini juga terdapat sejumlah pelayanan pemerintah yang bisa diakses dengan cepat oleh masyarakat di Kecamatan Bareng dan sekitarnya. Seperti donor darah dan pelayanan data kependudukan. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.