Tabrakan Lawan Truk di Gajah Jombang, Sopir Pikap Meregang Nyawa

  • Bagikan
Proses evakuasi truk yang terguling di jalan raya Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Kamis (3/2/2022).

FaktaJombang.com – Tabrakan antara truk dengan mobil pikap, terjadi di jalan raya Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (3/2/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

Akibat insiden ini, Maulan (58) sopir pikap asal Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, meregang nyawa.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Fadillah mengatakan, kecelakaan terjadi saat truk Mitsubishi nopol AG-9474-RS, melaju dari arah timur ke barat arah Gerdulaut Gudo.

Beberapa jarak dari lokasi kejadian, sopir truk Agus Supriyanto (42) warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar mendahului kendaraan yang melaju di depannya.

Diduga, Agus kurang memperhatikan jarak kendaraan dari arah berlawanan. Ketika truk menyalip, datang pikap Daihatsu GrandMax nopol S-8878-WE dari arah timur. Lantaran gagal menyalip, truk itu pun bertabrakan dengan pikap yang disopiri korban.

“Truk itu bertabrakan dengan pikap yang melaju dari barat ke timur,” ujar Iptu Fadillah.

Benturan keras, menyebabkan kabin truk dan pikap mengalami ringsek cukup parah. Tak hanya itu, truk sampai terguling ke sebelah kiri jalan.

Dalam hitungan detik, warga setempat berhamburan ke lokasi kejadian. Sebagian warga kemudian membantu mengevakuasi truk yang terguling dengan alat seadanya, kemudian ditarik secara bersama-sama

Selang beberapa waku, polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung mengevakuasi sopir pikap ke RSK Mojowarno, untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kita juga sudah mengeevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dan kita amankan di Satlantas Polres Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Fadillah.

Terpisah, Kanit Lantas Polsek Ngoro Jombang, Ipda Edi Mardiantoni mengatakan, bila sopir pikap menghembuskan nafas terakhirnya di RSK Mojowarno, akibat luka yang dideritanya.

“Korban mengalami benturan keras di bagian kepala. Sehingga terluka parah Kemudian diketahui korban sudah meninggal dunia saat di RSK Mojowarno,” katanya.

Selain itu, kata Edi Mardiantoni, kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta. *)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *