Tren Kriminalitas Tahun 2022 di Jombang Meningkat, Kasus Penipuan dan Curat Mendominasi

kasus kriminalitas di Jombang tahun 2022
Data kasus kriminalitas sepanjang tahun 2022 yang disampaikan Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhudayat dalam konferensi pers analisis dan evaluasi (Anev) Kamtibmas akhir tahun 2022, Jumat (30/12/2022).

Kasus yang terbilang cukup tinggi, yakni kasus pengeroyokan dan perlindungan anak. Untuk kasus perlindungan anak, Polres Jombang hanya memiliki 1 kasus yang belum selesai ditangani. Sepanjang tahun 2022 ini, kasus perlindungan anak mencapai 62 kasus, sementara yang rampung ditangani sejumlah 61 kasus.

Sedangkan kasus penyeroyokan, mencapai 70 kasus sepanjang tahun 2022. Dari jumlah itu, sebanyak 56 kasus, terselesaikan. Atau sejumlah 14 kasus yang masih belum selesai ditangani.

AKBP Moh Nurhidayat menegaskan, Polres Jombang selalu berusaha mengantisipasi gangguan Kamtibmas di masyarakat, baik tindak pidana maupun penyakit masyarakat (Pekat).

Pihaknya juga menandaskan, selalu berupaya mengungkap tindak pidana yang telah terjadi di Kota Santri ini.

“Hal ini, guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Jombang,” ujarnya.

Kapolres Moh Nurhidayat juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas pada malam pergantian Tahun Baru 2023. Pihaknya berpesan, agar masyarakat mengisinya dengan kegiatan yang positif.

“Kita juga akan menutup beberapa titik ruas jalan di Jombang dan memperketat penjagaan keamanan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *