Warga Plumpangwetan Jombang Blokir Jalan Masuk Pabrik Kertas

- Redaksi

Sabtu, 20 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Plumpungwetan, Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, saat menutup jalan masuk pabrik kertas PT IRP dengan potongan kayu, Sabtu (20/3/2021)

Warga Plumpungwetan, Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, saat menutup jalan masuk pabrik kertas PT IRP dengan potongan kayu, Sabtu (20/3/2021)

FaktaJombang.com – Puluhan warga Dusun Plumpungwetan, Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, memblokir jalan masuk PT Indonesia Royal Paper (IRP), Sabtu (20/3/2021) pagi.

Selain memblokir jalan, puluhan warga melakukan kerja bakti menghidupkan kembali saluran air yang dipakai sebagai jalan utama PT IRP.

Mereka menutup jalan masuk pabrik kertas tersebut, lantaran pihak pabrik tak kunjung menepati tuntutan warga sebagaimana hasil mediasi setahun lebih lalu. Yakni membuka saluran air yang diuruk dan menjadi jalan masuk PT IRP.

Baca Juga:  Diduga Terpeleset, Nenek Pikun di Jombang Ditemukan Meninggal Membusuk di Tengah Sawah

Diperoleh informasi, beberapa kali Pemerintah Desa (Pemdes) Daditunggal memfasilitasi mediasi antara PT IRT dengan warga. Terakhir, pada Februari 2020 silam, PT IRP menyanggupi menghidupkan kembali saluran air seperti semula. Namun, janji pabrik kertas itu, hingga kini tak kunjung ditepati.

Baca Juga:  Bocah 12 Tahun di Jombang Dikabarkan Terluka Parah Terkena Ledakan Mercon

“Kita saat ini kerja bakti menghidupkan kembali saluran air yang ditutup oleh PT IRP untuk akses jalan utama menuju pabrik,” kata Huda, salah satu warga di lokasi.

Menurutnya, akibat saluran air dimatikan dan diuruk menjadi jalan masuk pabrik, air tidak mengalir sebagaimana mestinya. Bahkan, saat turun hujan, air kerapkali masuk dan menggenang ke perkampungan. Padahal, dulunya kawasan dusun tersebut bebas banjir.

Baca Juga:  Pemuda di Barongsawahan Jombang Gantung Diri, Padahal Sebelumnya Diketahui Mondar-mandir

“Tuntutan warga Plumpangwetan yakni meminta dihidupkannya kembali saluran air seperti semula, supaya proses pengairan dapat berjalan lancar sebagaimana fungsinya,” tegas Huda.

Pantauan di lokasi, warga membuat patok tanah milik warga yang dulunya sebagai saluran air. Patok berupa potongan kayu yang ditancap, dimaksudkan menjadi batas saluran air yang diuruk begitu saja oleh pihak pabrik. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru