Warga Sentul Jombang Minta Pemdes Desak TPK Bereskan Proyek Rabat Beton

  • Bagikan
jalan rabat betok di sentul jombang3
Salah satu titik yang disebut-sebut sebagai ujung timur proyek jalan rabat beton di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Jombang, yang masih berupa tanah. Namun di sisi utaranya, tampak gundukan material pasir dan koral.

FaktaJombang.com – Gerah dengan pemberitaan ihwal mandeknya pembangunan jalan rabat beton di blok 9 Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, salah satu warga desa setempat menilai, proyek tersebut merupakan tanggung jawab TPK (tim pelaksana kegiatan).

Ia juga meminta Pemdes setempat segera mendesak TPK untuk membereskan proyek rabat beton tersebut. Karena secara hukum, tegasnya, TPK adalah pihak paling bertanggung jawab soal realisasi proyek yang ada di desa. Sayangnya, ia meminta namanya tidak dicantumkan di media massa.

“Sebut saja, saya sebagai salah satu warga Sentul. Saya meminta Pemdes Sentul mendorong TPK agar segera menyelesaikan proyek tersebut. Karena itu adalah tanggung jawab TPK,” katanya ke FaktaJombang.com melalui sambungan teleponnya, Kamis (18/2/2021) malam.

Bahkan, kata dia, Pemerintah Desa (Pemdes) tidak seharusnya repot-repot mengumpulkan BPD Sentul untuk mencari solusi. Karena proyek itu apakah mandek atau selesai, adalah sepenuhnya tanggung jawab TPK.

“Soal TPK mau menghubungi pihak lain yang terkait dengan proyek tersebut, itu urusan lain. Tidak perlu Pemdes turun tangan. Pemdes hanya berhak mendorong TPK dalam hal ini,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, mandeknya proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut, tidak ada kaitannya dengan meninggalnya Kades Sentul. Sebab, TPK sangat berperan aktif untuk realisasi proyek di desa.

“Kalau kenyataannya begini kan sama saja dengan TPK tidak berperan. Terus kalau tidak ada perannya, ngapain dibentuk TPK,” beber dia.

Ia juga mendeadline proyek tersebut dilanjutkan paling lama seminggu ke depan. Mengingat, jalan rabat beton tersebut sangat dinanti-nanti warga sekitar. “Harus dilanjutkan, minimal dimulai lagi seminggu kedepan,” tegasnya.

Dia juga menyayangkan respon Camat yang terkesan lamban menegur atau member peringatan pada Pemdes Sentul dan TPK terkait mandeknya proyek tersebut.

“Sekali lagi, proyek itu tidak ada kaitannya dengan meninggalnya Kades. Saya melihatnya, Camat tidak memahami mekanisme pembangunan di desa, mestinya Camat itu memahami dulu mekanismenya baru berbicara di media,” pungkasnya. (nas/fj)

Baca Sebelumnya: Soal Rabat Beton Sentul Jombang, Camat: “Proyek BK-Desa dari Bupati atau Wabup”

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *