Ratusan Jemaah Umrah di Jombang Berangkat ke Arab Saudi, Biaya Lebih Mahal

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberangkatan jemaah umrah dari Travel Umrah An Namiroh Jombang.

Keberangkatan jemaah umrah dari Travel Umrah An Namiroh Jombang.

FaktaJombang.com – Sebanyak 180 jemaah umrah asal Kabupaten Jombang, berangkat ke tanah suci. Keberangakatan ratusan jemaah ini merupakan pertama kalinya pasca ditutup oleh Pemerintah Arab Saudi, karena pandemi Covid-19 sekitar tahun 2020 lalu, Kamis (13/1/2022).

Mereka berangkat dengan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat melalui Travel Umrah An Namiroh yang beralamat di Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang.

Para jemaah ini juga harus membayar biaya jauh lebih mahal dibandingkan dengan paket umrah biasanya. Tambahan tersebut untuk biaya karantina selama 3 sampai 5 hari di Madinah. Selisihnya, mencapai belasan juta rupiah.

Baca Juga:  Dugaan Pemalsuan Dokumen Kependudukan, Warga Gadingmangu Jombang Mengadu ke Polda Jatim

“Sebenarnya memberatkan. Tetapi ‘saking’ rindunya dengan tanah Haram, beliau tidak mengurangi niatnya tetap berangkat meskipun harus membayar mahal,” ujar Nur Kholis, Manajer Operasional An Namiroh di sela-sela keberangkatan umrah.

“Selisih karantina antara Rp 14 hingga Rp 16 Juta. Biaya karantina untuk saat ini,” bebernya.

Nur Kholis menuturkan, untuk umrah perdana kali ini, pihaknya benar-benar memberlakukan protokol kesehatan ketat bagi jemaah. Setibanya di Madinah para jemaah wajib melakukan karantina sebelum menjalani ibadah umrah. Karantina akan berlangsung selama 3 hingga 5 hari.

Baca Juga:  Perkara Wanprestasi Rp 2,65 Miliar, Kuasa Hukum Ning Ema: "Pasti Kami Bantah"

“Yang mana Prokes ini benar-benar dijaga untuk menjaga kepercayaan Kerajaan Arab Saudi terhadap Indonesia,” ungkapnya.

Selain paspor, sejumlah persiapan jemaah umrah di antaranya wajib menjalani vaksin meningitis, vaksinasi Covid-19 tahap 1 dan tahap 2, maupun vaksinasi Booster.

“Ada 180 jemaah yang memenuhi syarat dan berangkat hari ini, dari Jombang, dari Mojokerto, Kampung Milyarder, dari Mojosari, total semuanya 180 jemaah,” tandasnya.

Baca Juga:  Kecelakaan di Cukir Jombang, Satu Nyawa Melayang

Sementara Miftakhul Hidayah (43) salah seorang jemaah umrah mengaku, banyak persiapan yang harus dipenuhi agar bisa berangkat melaksanakan ibadah di tanah suci ini. Mulai dari persiapan fisik hingga kesiapan mental.

“Maka kami juga akan mengikuti semua peraturan yang ada. Prokes akan tetap kami jalankan, dan juga sesuai aturan dan bimbingan yang sudah ditetapkan oleh travel dan juga aturan dari pemerintah yang sedang berlaku,” pungkasnya. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru