Peristiwa

Ditangkap Warga Mojoagung Jombang Usai Viral, Begini Nasib Pelaku Begal Payudara

×

Ditangkap Warga Mojoagung Jombang Usai Viral, Begini Nasib Pelaku Begal Payudara

Sebarkan artikel ini
Pelaku begal payudara saat diamankan warga Mojoagung, Jombang

JOMBANG, FaktaJombang.com – Pagi itu, Minggu 8 Juni 2025, AHD (27), warga Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, melangkah ringan di jalan raya dekat desanya.

Kakinya melangkah menjejak aspal menyusuri pinggiran jalan. Ya, Minggu pagi itu, ia sedang jogging. Baginya, jogging bukan sekadar olahraga. Lebih dari itu, ia juga menganggapnya waktu terbaik untuk membersihkan pikiran, menenangkan hati, dan mengawali hari dengan semangat.

Namun, ia tak menduga, asyiknya menjalani jogging itu kemudian direnggut tangan asing yang penuh niat buruk.

Ketika itu, AHD melintasi jembatan Dusun Subontoro, tiba-tiba seorang pria mendekat dari belakang. Dalam sekejap, tangan lelaki itu meremas payudara kanannya.

Baca Juga:  Difitnah dan Rumahnya Disegel, Putra Kiai Sepuh di Jombang Mengadu ke Polda Jatim

Syok, AHD hanya sempat berteriak pelan. Namun pelaku keburu kabur ke arah barat, menunggangi sepeda motor, meninggalkan AHD yang gemetar di pinggir jalan.

“Pelaku memegang payudara korban sebelah kanan, lalu kabur ke arah barat. Aksinya terekam CCTV,” kata Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, Senin (14/7/2025).

Rekaman kamera pengintai di sekitar lokasi menjadi saksi bisu. Wajah sang pelaku terekam cukup jelas. Beberapa waktu berselang, potongan video itu beredar liar di grup WhatsApp warga dan media sosial, memicu kemarahan banyak orang.

Waktu berlalu, hingga pada Minggu 13 Juli 2025, pukul 18.30 WIB, beberapa warga ynag mengenali wajah pria dalam video, sedang melihat Mochammad Dany (29), sedang duduk santai di kawasan Terminal Mojoagung.

Baca Juga:  Jadi Korban Tabrak Lari di Janti Jombang, Pelajar Langsung Meninggal

Sekelompok warga langsung mengepungnya. Suara riuh kemudian mewarnai suasana terminal. Dany tak sempat kabur. Beberapa pukulan mendarat ke wajah dan kepalanya sebelum akhirnya Bhabinkamtibmas dan perangkat desa datang menenangkan situasi. Ia pun diamankan dibawa ke Balai Desa untuk diamankan.

“Pelaku diamankan dalam kondisi memar di wajah dan kepala. Kami langsung evakuasi dan bawa ke Polsek,” lanjut Kompol Yogas.

Di kantor Polsek Mojoagung, penyelidikan mengungkap fakta mencengangkan. Ini bukan kali pertama Dany melakukan aksi serupa. Tercatat, sudah tiga kali ia melakukan pelecehan seksual dengan modus begal payudara di kawasan Mojoagung.

Baca Juga:  Diduga As Roda Patah, Mobil Carry Hantam Pembatas Jembatan di Tambar Jombang

Meski sempat memicu kemarahan warga, kasus ini akhirnya diselesaikan melalui mekanisme restorative justice. Keluarga korban menerima permintaan maaf Dany dalam forum terbuka di balai desa. Proses mediasi dihadiri Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

“Kami tetap mendata kasus ini dan mengingatkan keluarga pelaku agar lebih serius menangani kondisi kejiwaannya. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kapolsek. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *