ACT Jombang Bangun 100 Rumah Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Kamis, 30 Desember 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACT  Jombang saat berada di Lumajang, berencana membangun 100 rumah warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

ACT Jombang saat berada di Lumajang, berencana membangun 100 rumah warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

FaktaJombang.com – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jombang akan membangun sekitar 100 rumah bagi warga terdampak awan panas guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Kamis (30/12/2021).

Pembangunan kompleks hunian ini berada di tanah lapang Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin mengatakan, upaya ini merupakan wujud solidaritas masyarakat Indonesia untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru. Pembangunan dilakukan dalam kurun waktu dekat.

Rencananya, rumah untuk korban letusan Gunung Semeru ini dibuat dengan ukuran 6×4,8 meter. Rumah itu akan dibangun dengan fasilitas ruang tamu, kamar tidur, dapur, serta kamar mandi.

Baca Juga:  Warga Kendalsari Jombang Dihebohkan Temuan Mayat Bayi di Sungai

“Warga yang menghuni nanti merupakan mereka yang terdampak letusan Semeru, berekonomi prasejahtera, hingga lansia,” ujarnya.

Kepala ACT Cabang Jombang, Hasan menuturkan, saat ini terdapat kurang lebih 2.906 Kepala Keluarga (KK), korban erupsi Gunung Semeru yang tinggal di zona merah. Kini, pemerintah sudah melarang wilayah tersebut menjadi tempat tinggal, karena cukup berbahaya.

Baca Juga:  Stok Pupuk Bersubsidi Musim Tanam 2022 di Jombang Dipastikan Aman

Dia menekankan, akan mendukung penuh pembangunan rumah untuk korban erupsi Semeru tersebut.

“Bencana erupsi Semeru telah memasuki masa transisi tanggap darurat, sebagaimana surat keputusan Bupati Lumajang. Menyambut hal itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi sejumlah program pemulihan, salah satunya pembangunan hunian nyaman terpadu untuk korban erupsi Semeru,” tambahnya.

Selain rumah, ACT juga menginisiasi pengembangan produksi pabrik batako. Pabrik ini menjadi upaya pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, karena melibatkan warga sekitar dan korban terdampak.

Baca Juga:  WCC Jombang Sayangkan Adanya Kekerasan dalam Penggerebekan Perumahan di Jogoloyo

Untuk tahap awal ini, ACT akan memberikan 10 unit mesin produksi batako. Batako hasil produksi warga, nantinya akan dijual. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah mereka.

“Korban terdampak harus segera pulih dari duka bencana. Tidak cukup hanya pemenuhan pangan, ACT bersama Sahabat Dermawan memulai pembangunan hunian nyaman,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru