Hujan Seharian, Tiga Desa di Mojoagung Jombang Kebanjiran, Puluhan Keluarga Mengungsi

- Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban banjir di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Evakuasi korban banjir di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Tiga desa di Kecamatam Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terendam banjir, setelah tiga sungai yang melintasi wilayah tersebut meluap, Kamis (20/1/2022) malam.

Tiga desa itu antara lain Desa Betek, Desa Karobelah, serta Desa Kademangan. Di antara ketiga itu, banjir di Desa Kademangan-lah paling parah. Di mana ketinggian air hampir mencapai atap rumah warga.

Di desa itu, ada sekitar 25 Kepala Keluarga (KK) yang dievakuasi ke lokasi pengungsian, yakni balai desa setempat, lantaran rumahya sudah terendam cukup tinggi.

Baca Juga:  Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Ibu dan Anak di Kademangan Jombang Hingga Meninggal

Mereka menyelematkan barang berharga, kemudian terpaksa mengikuti petugas untuk mengungsi sementara. Ada yang naik perau karet, ada pula yang sudah datang sendiri ke balai desa sejak luapan air masih setinggi lutut.

“Ketinggan air terdalam 1,50 – 2 meter, ada 145 rumah terdampak di Desa Kademangan. Evakuasi tengah kami lalukan dan tercatat sekitar 25 penyintas terevakuasi,” ungkap Stevie Maria, Supervisor Pusdalops BPBD Jombang.

Baca Juga:  Kepergok Bawa Kabur Motor Petani di Betek Jombang, Pria Ini Bengep Dihajar Massa

Dia menjelaskan, banjir tersebut merupakan bencana tahunan. Namun, kejadian ini merupakan kali pertama terjadi di tahun 2022.

Sungai Guntung, Catakbanteng dan Sungai Pancir meluap dan menggenangi rumah penduduk, lantaran wilayah hulu hingga hilir diguyur hujan deras seharian, sejak Kamis (20/1/2022) siang tadi hingga malam.

Baca Juga:  Suhu Oven Lewati Batas, Gudang Briket Mojoagung Jombang Terbakar

Pria yang akab disapa Pepy ini menambahkan, sampai saat ini, tren kenaikan debit air masih terus terjadi. Hanya saja, kondisi hulu sudah mulai reda.

Meski begitu, petugas masih terus siaga di lokasi banjir dan bakal mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian. “Semoga hulu reda sehingga tren air turun,” pungkasnya. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru