Puncak HPN 2022, PWI Jombang Berikan Penghargaan Kepada 9 Desa Terbaik

- Redaksi

Rabu, 23 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Jombang Sumrambah saat memberikan penghargaan kepada 9 desa terbaik untuk kategori pengelolaan informasi digital dan kategori pengelolaan wisata.

Wabup Jombang Sumrambah saat memberikan penghargaan kepada 9 desa terbaik untuk kategori pengelolaan informasi digital dan kategori pengelolaan wisata.

FaktaJombang.com – Puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022, menjadi hari terindah bagi masyarakat Jombang. Pasalnya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang, memberikan anugrah penghargaan kepada desa berprestasi di Jombang.

Detailnya, PWI Jombang telah memberikan anugrah penghargaan bagi 5 desa terbaik untuk kategori pengelolaan informasi digital dan 4 desa terbaik dalam kategori pengelolaan wisata.

Untuk 5 desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital, di antaranya Desa Kedunglosari Kecamatan Tembelang, Desa Daditunggal Kecamatan Ploso, Desa Kayangan Kecamatan Diwek, Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto dan Desa Pulosari Kecamatan Bareng.

Sedangkan desa terbaik dalam kategori pengelolaan wisata, di antaranya Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam, Desa Wonomerto Kecamatan Wonosalam, Desa Ngampungan Kecamatan Bareng dan Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto.

Penghargaan berupa sertifikat dan piala itu terasa spesial bagi desa yang memperolehnya. Sebab, pengharagaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Jombang Sumrambah di halaman kantor PWI Jombang,jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (23/2/2022).

Baca Juga:  Bayar Hotel Pakai Uang Palsu, Pemuda Asal Jombang Diringkus di Surabaya

Ketua PWI Jombang, Sutono mengungkapkan, penghargaan ini layak diberikan kepada desa-desa yang aktif dalam mengembangkan informasi digital dan meningkatkan ekonomi daerah melalui pengembangan wisata desa.

“Apresiasi yang mendalam dari kami para wartawan. Karena menurut kami desa merupakan unsur mendasar yang menghubungan antara pemerintah dengan masyarakat secara langsung,” kata Sutono.

Dalam penilai dan pemberian anugrah penghargaan itu, PWI Jombang secara langsung melakukan observasi, meneliti dan mengonfirmasi berbagai pihak. Acuannya yaitu pada sisi konten, informatif, desain, inovasi dan komitmen pemerintah desa (Pemdes) dalam penilaian desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital.

“Setelah melalui musyawarah bersama, ada 5 desa yang kami anggap layak mendapatkan anugrah penghargaan dari kami,” jelasnya.

Baca Juga:  Korban Erupsi Semeru Butuh Air Mineral, DPC PPP Jombang Kirim Satu Truk

Sementara itu, Yusuf Wibisono, Ketua Panitia HPN 2022 menambahkan, penilaian pengelolaan wisata desa terbaik untuk meningkatkan perekonomian daerah merujuk pada destinasi yang ditawarkan, manajemen, pengaruhnya terhadap perekonomian lokal, serta komitmen dukungan pemerintah desa untuk menjaga keberlangsungan destinasi wisata yang dimiliki.

“Menurut penilaian kami, ada 4 desa yang layak mendapatkan apresiasi sebagai desa terbaik di Kabupaten Jombang dalam pengelolaan wisata,” ujarnya.

Terakhir, pria yang juga menjadi tim juri penilaian desa ini berharap, anugrah penghargaan yang diberikan oleh PWI Jombang ini mampu memacu semangat Pemdes yang ada di Kabupaten Jombang untuk menyampaikan informasi digital dengan baik dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengelola wisata desa.

Tak hanya berakhir pada kegiatan puncak ini saja. Untuk menjawab tantangan di era digital yang menuntut setiap jengkal dunia untuk terlibat dalam arus digitalisasi global. PWI Jombang tidak ingin generasi muda terjebak pada arus informasi yang menyesatkan ataupun terjebak pada penggunaan internet yang tidak sehat.

Baca Juga:  Pasca PN Lockdown, Sidang Perkara Utang Putri Bupati Jombang Belum Dijadwal Ulang

“Sebagai bentuk dukungan PWI Jombang terhadap pembangunan generasi yang berkualitas, kami akan melaksanakan safari jurnalistik dengan sasaran pelajar dan santri di Kabupaten Jombang untuk belajar jurnalistik dan bagaimana berinteraksi menggunakan internet secara sehat,” tegas Yusuf.

Tak lupa, tantangan jurnalisme saat ini hingga masa depan, memerlukan kesiapan pengetahuan dan skill para insan pers. Peningkatan kapasitas wartawan menjadi sebuah keharusan.

“Karena itu, selama tahun ini, kami menyiapkan sejumlah agenda capacity building bagi wartawan pada isu-isu kebencanaan, perspektif perlindungan perempuan dan anak, serta memperkuat jiwa entrepreneurship melalui studi pengelolan dan pengembangan UMKM,” tandasnya. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru