FaktaJombang.com – Warga Dusun/Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dikejutkan temuan jasad seorang perempuan lanjut usia di dalam rumahnya.
Korban diketahui bernama Tri Retno Jumilah (60). Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di dalam kamar.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan pihak kepolisian menduga kematian korban terjadi secara tidak wajar, Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jombang guna menjalani proses autopsi.
“Benar, ditemukan mayat seorang perempuan dalam keadaan membusuk. Untuk dugaan adanya kekerasan masih belum bisa dipastikan,” ujar Kompol Yogas, Kamis (13/11/2025).
Sementara itu, Ketua RT setempat, Anasrulloh menjelaskan, temuan jasad korban berawal dari kecurigaan anak dan para tetangga yang tidak melihat aktivitas korban sejak awal pekan.
“Lampu rumahnya sejak hari Senin tidak pernah padam dan tidak ada kegiatan apa pun di dalam. Buah yang dititipkan anaknya empat hari lalu pun masih tergantung di pintu,” tuturnya.
Anasrulloh menambahkan, sang anak sebelumnya sempat berusaha mengunjungi ibunya dengan membawakan oleh-oleh. Namun karena rumah dalam kondisi terkunci, ia hanya menggantungkan buah di depan rumah.
Hingga hari penemuan, buah tersebut belum tersentuh sehingga warga semakin merasa ada sesuatu yang tidak beres.
Kecurigaan semakin kuat ketika salah satu warga mengintip melalui jendela dan melihat banyak lalat berkumpul di dalam rumah. Mereka kemudian menghubungi anak korban yang tinggal di desa lain agar datang ke rumah tersebut memastikan kondisi ibunya.
“Anaknya datang dan mencoba masuk lewat bagian atap karena pintu terkunci dari dalam. Begitu berhasil masuk, ia menemukan ibunya sudah meninggal dunia. Setelah itu ia melapor ke perangkat desa dan kepolisian,” jelasnya.
Saat ditemukan, jenazah Tri Retno tergeletak di atas kasur lantai dalam posisi telungkup. Tubuhnya tertutup selimut dan bantal, namun sudah menghitam dan dipenuhi belatung akibat proses pembusukan.
Dijelaskan, korban tinggal bersama suami sambungnya. Namun pada saat kejadian, sang suami tidak berada di rumah.
“Suaminya tidak ada saat itu dan belum diketahui keberadaannya,” pungkas Anasrulloh. (*)
Editor : Arief Anas






