FaktaJombang.com – Jumat malam (13/2/2026) di Jalan Raya Perak, Kabupaten Jombang, awalnya tak berbeda dari malam-malam lain. Lampu kendaraan berseliweran, sebagian mungkin ingin cepat sampai rumah.
Sampai sebuah sepeda motor mendadak bergerak ke kanan dan dalam hitungan detik, semuanya berubah.
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan, di antaranya sepeda motor Honda Beat, mobil Daihatsu pikap, dan Isuzu Panther. Dalam kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia. Dua lainnya selamat tanpa luka.
Menurut keterangan saksi di lokasi, motor Honda Beat bernopol S-6638-OAU melaju dari arah barat ke timur. Motor itu dikendarai Rudy (42) warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju Daihatsu pikap bernopol S-8518-JM yang dikemudikan Endrik (35), warga Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang.
Entah karena kehilangan fokus sepersekian detik atau sebab lain yang masih diselidiki, motor tiba-tiba mengarah ke kanan dan terserempet pikap yang melaju dari timur ke barat. Oleng tak terhindarkan. Dalam kondisi seperti itu, waktu terasa pendek dan ruang terasa sempit.
Di belakang pikap, melaju Isuzu Panther bernopol AG-1857-AY yang dikemudikan Fathur (44), warga Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Motor yang sudah tak stabil itu akhirnya tertabrak.
Benturan keras terjadi. Jalan raya yang biasanya hanya jadi tempat lewat, malam itu berubah jadi titik akhir perjalanan seseorang.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi pikap dan Panther tidak mengalami luka,” ujar Imam (35), saksi di lokasi kejadian.
Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan peristiwa itu. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Pihaknya mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Kalimat yang sering kita dengar, sering pula kita abaikan.
Jalan raya memang tak pernah menjanjikan apa-apa selain perjalanan. Tapi satu gerakan kecil, satu keputusan sepersekian detik, bisa mengubah arah hidup seseorang selamanya. (*)
Editor : Arief Anas






