Mogok Produksi, Kawasan Industri Tahu di Sumbermulyo Jombang Sepi

- Redaksi

Minggu, 20 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu pabrik di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, sepi aktivitas lantaran mogok produksi. Ini diakibatkan karena harga kedelai naik drastis.

Kondisi salah satu pabrik di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, sepi aktivitas lantaran mogok produksi. Ini diakibatkan karena harga kedelai naik drastis.

FaktaJombang.com – Ancaman perajin tahu di Jombang untuk mogok memproduksi tahu lantaran harga kedelai meroket, benar-benar terealisasi. Seperti yang terjadi di sejumlah pabrik tahu di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Pantauan di sentra industry pabrik tahu di Jombang ini, Minggu (20/2/2022), tampak sejumlah pabrik tahu terlihat tutup dan sepi aktivitas. Karena mereka sepakat tidak ada aktivitas pengolahan maupun jual beli tahu. Seluruh pekernya pun juga diliburkan.

Diketahui sebelumnya, surat Paguyuban Komunitas Tahu Jombang (KTJ) nomor 001/KTJ/II/2022, yang ditandatangani oleh Ketua KTJ Imam Subkhi dan Admin Paguyuban, Moch Sholichin ini menyatakan, akan mogok produksi akan dilakukan selama tiga hari. Yakni mulai Minggu 20 hingga 22 Februari 2022.

Baca Juga:  Tergerus Air Sungai, Jalan di Trawasan Jombang Makin Menyempit

Selanjutnya, mogok penjualan akan berlangsung mulai Senin 21 sampai 23 Februari 2022. Dan surat tersebut beredar luas di media sosial (Medsos).

Salah satu karyawan pabrik tahu, M Arif mengatakan, aksi ini sebagai bentuk protes karena harga kedelai yang cukup mahal, mencapai Rp 11.500 per kilogram. Bahkan, di beberapa daerah harganya tembus Rp 13.000 per kilogram.

Harga tersebut naik sekitar Rp 2.500 – 3000 dari sebelummya yang masih berkisar Rp 8 ribu sampai 9,5 ribu per kilogram. Hal ini, kata M Arif, tentu saja membuat perajin tahu merugi.

Baca Juga:  Hujan Seharian, Tiga Desa di Mojoagung Jombang Kebanjiran, Puluhan Keluarga Mengungsi

“Harga sebelumnya hanya sekitar Rp 9 ribu sampai Rp 9,5 ribu. Jadi ini demo karena harga kedelai mahal. Dampaknya ya bisa merugi,” ujarnya.

Arif mengatakan, di Desa Sumbermulyo sendiri, ada puluhan perajin tahu yang memiliki pangsa pasar hingga luar daerah seperti Gresik, Surabaya, bahkan Madura.

“Kompak, dari desa lain juga mogok semua hari ini,” tandasnya.

Di tempatnya bekerja, kata M Arif, setiap hari membutuhkan bahan baku kedelai yang tidak sedikit. Untuk 250 kali masak, pabrik tersebut harus membutuhkan 3,5 ton kedelai per hari.

Baca Juga:  Jadi Korban Tabrak Lari di Janti Jombang, Pelajar Langsung Meninggal

Sementara di Desa Sumbermulyo saja, ada sekitar 30 perajin tahu yang juga memiliki kemampuan produksi mencapai kuantitas ton kedelai per hari.

“Sekali masak itu 14 kilogram. Setiap hari sampai 250 kali masak,” bebernya.

Menurutnya, tak ada cara lain untuk mensiasati kenaikan harga kedelai ini. Para perajin tahu hanya berharap, harga kedelai ini kembali normal. Sebab jika tetap mahal, maka biaya operasional pabrik, juga akan membengkak.

“Sebab kalau dikecilkan ukurannya, pembelinya yang protes. Kalau ukurannya tetap, untungnya gak ada. Harapannya ya kembali normal harga Rp 9 ribu itu normal,” pungkasnya. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50 WIB

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57 WIB

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru