Pengolahan Limbah B3 di Wilayah Jogoroto Jombang Disorot, Ini Kata Pegiat Lingkungan

Sabtu, 11 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu lokasi tumpukan limbah B3 jenis slag alumunium di wilayah Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Salah satu lokasi tumpukan limbah B3 jenis slag alumunium di wilayah Kecamatan Jogoroto, Jombang.

FaktaJombang.com – Tumpukan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) jenis abu slag aluminium yang ada di Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, disorot pegiat lingkungan hidup.

Menurut Donal, dari Komunitas Punokawan, limbah B3 yang menumpuk laiknya gunung tersebut, dipastikan sangat mengganggu kesehatan.

Donal mendorong, agar Dinas Lingkungan Hidup atau Gakkum dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), turun tangan mengatasi hal ini.

“Tumpukan limbah B3 yang dihasilkan dari pengolahan slag aluminium yang dijadikan batangan, DLH atau Gakkum KLHK, termasuk APH untuk turun tangan,” katanya, Jumat (10/3/2023).

Baca Juga:  Kapolda Jatim: MSAT DPO Kasus Dugaan Cabul di Jombang Menyerahkan Diri

Tidak hanya limbah slag alumunium di Desa Ngumpul, Donal mengatakan, agar instansi terkait dan aparat penegak hukum, juga menindak adanya limbah B3 di Desa Alangalang Caruban dan Desa Sawiji,

Dia menduga, pengolahan limbah B3 di wilayah tersebut tidak mengantongi izin tata ruang. Mengingat, wilayah tersebut bukan daerah industri, melainkan kawasan pertanian dan permukiman.

“Dari aturan tata ruang sudah jelas, kalau Desa Alangalang Caruban, Ngumpul dan Sawiji termasuk semua kegiatan pengelolaan limbah B3 di wilayah Kecamatan Jogoroto, tidak diperbolehkan ada kegiatan usaha limbah B3,” ujar Donal.

Baca Juga:  KTJ Sebut 80 Perajin Tahu di Jombang Mogok Produksi, Kadisperindag Hanya Memaklumi

Donal menyayangkan, aktivitas pengolahan limbah slag alumunium tersebut, seolah-olah terjadi pembiaran.

“Lah, pengolahan limbah di desa-desa tersebut malah melenggang seakan tidak tersentuh hukum,” tandasnya.

Untuk itu, Donal berharap, Gakjum KLHK dan DLH segera mengatasi tumpukan limbah B3 tersebut. Dia mengaku khawatir, hal ini akan menjadi bom waktu terkait dampak lingkungan.

Menurutnya, cepat atau lambat, pencemaran itu akan mempengaruhi kesehatan dan keberlangsungan hidup manusia. Karena faktor kimia dari ditimbulkan dari timbunan limbah B3.

Baca Juga:  Kecelakaan di Hari Valentine, Lelaki Asal Jipurapah Jombang Kehilangan Istri Untuk Selamanya

“Ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut harus diclean-up (pembersihan, red). Termasuk melarang pembakaran bungkus makanan (grenjeng, red) yang diambil kandungan aluminiumnya. Ini merupakan tanggung jawab pengusaha, bukan tanggung jawab pemerintah. Kalau tidak dibersihkan ya ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Sekedar untuk diketahui, puluhan warga Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, pada Jumat (24/2/2023) malam, mendatangi Mapolsek Jogoroto, terkait hal ini. Mereka menuntut pengelolaan limbah B3 jenis slag aluminium, segera ditutup. (*)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru