Peristiwa

Rumah di Ngrawan Pesantren Jombang, Ludes Terbakar

×

Rumah di Ngrawan Pesantren Jombang, Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pembasahan setelah berhasil memadamkan api yang membakar rumah di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

FaktaJombang.com – Sebuah rumah di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (2/6/2021), ludes dilalap si jago merah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian sekitar pukul 14.15 WIB ini. Karena saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya. Namun, seisi rumah berikut sepeda motor, ludes terbakar.

“Rumah yang terbakar adalah milik Zaini. Kalau siang, rumah itu sehari-harinya kosong. Baru ada pemiliknya kalau malam saja,” terang Farid Fajarudin, warga setempat.

Baca Juga:  Pengurukan Sawah di Pesantren Tetap Lanjut, Pemkab Jombang Terkesan Cuek

Ia menceritakan, kebakaran tersebut diketahui sejumlah warga sekitar. Mereka berteriak seketika, begitu melihat asap hitam muncul dari arah rumah milik Zaini.

Sejurus kemudian, warga berdatangan ke sumber api, dan berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, api yang cepat membesar dan upaya warga tidak membuahkan hasil.

“Awalnya, api membakar bagian depan rumah. Kemudian membesar dan merembet ke belakang,” katanya.

Baca Juga:  Berbagi Takjil ke Pengguna Jalan, Polres Jombang Juga Imbau Disiplin Prokes

Dikatakannya, api juga sempat merembet ke rumah tetangga Zaini. Meski begitu, api tidak sampai melahap seluruh rumah tetangganya itu.

“Dua rumah tetangganya, ikut terbakar. Tapi cuma bagian dapurnya saja,” ujarnya.

Sedangkan isi dan atap rumah Zaini, ludes dilalap api. Hanya menyisakan bagian tembok saja. “Seisi rumah dan atapnya habis terbakar. Termasuk satu unit sepeda motor,” pungkasnya.

Baca Juga:  Jalan Berlubang, Warga Kedungpapar Jombang Tanami Pohon Pisang

Sementara Kapolsek Tembelang, Iptu Radyati Putri Pradini mengatakan, belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kebakaran tersebut. Hanya saja, dia menduga api muncul akibat korsleting listrik.

“Dari olah TKP, kami mengamankan beberapa kabel. Kemungkinan asal kebakaran dari korsleting listik,” pungkasnya.

Menurutnya, api berhasil dijinakkan petugas pemadam kebakaran sekitar 45 menit. “Kerugian materiil, diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta,” pungkas Radyati Putri. *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *