Racik Petasan Lalu Meledak, Pria Kabuh Jombang Tewas, Ibunya Luka Bakar

Jumat, 16 April 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat menggelar olah TKP di dalam rumah korban yang meledak.

Polisi saat menggelar olah TKP di dalam rumah korban yang meledak.

FaktaJombang.com – Saat warga sedang menunaikan salat tarawih, rumah milik Sukijan (60) di Dusun Gempol, Kecamatan Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, meledak, Kamis (15/4/2021) pukul 19.30 WIB.

Suara ledakan yang keras, membuat jamaah salat tarawih di masjid setempat, bubar dan berhamburan ke sumber suara. Meski kondisi rumah gelap akibat lampunya padam, warga tetap merangsek masuk.

Memanfaatkan sisa api kecil bekas ledakan, warga berupaya mencari apakah ada korban di dalam rumah. Kemudian didapati, Sainten (55) istri Sukijan dan anaknya yakni Joko Slamet (35) tergeletak di dalam rumah.

Baca Juga:  Penyekatan Diperpanjang, Puluhan Kendaraan Diperiksa di Perbatasan Jombang - Lamongan

“Keduanya terluka bakar. Posisi kedua korban tergeletak, tidak jauh,” kata AKP Rudi Darmawan, Kapolsek Kabuh, Jumat (16/4/2021).

Warga pun mengevakuasi kedua korban keluar dari reruntuhan rumah, dan membawanya ke Puskesmas setempat menggunakan pikap L300 milik Urip (42) tetangganya.

“Karena luka bakar yang dialami kedua korban cukup parah, lalu mereka dirujuk ke RSUD Jombang,” sambungnya.

Baca Juga:  Soal Aset Pemkab Jombang Diduga Diserobot Pengusaha, Ini Respon Camat Kabuh

Sayangnya, nyawa Joko Slamet tak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 23.55 WIB, saat pria yang sehari-harinya sebagai buruh tani ini mendapatkan perawatan medis di RSUD Jombang.

Rudi Darmawan menduga, ledakan malam itu di rumah Sukijan diakibatkan oleh petasan. Karena saat menggelar olah TKP, polisi mendapatkan barang bukti yang menguatkan.

Di antaranya satu travo, sebuah kaleng sisa belerang, abu bekas belerang yang sudah terbakar, cat untuk pavel mercon, serta serbuk untuk pavel mercon.

Baca Juga:  Beraksi di Jombang dan Mojokerto, Maling Spesialis Motor Didor Polisi

“Saat kejadian, korban diduga membuat bubuk untuk petasan di dapur rumahnya. Lalu petasan meledak,” papar Rudi.

Selain merenggut satu nyawa dan ibunya terluka bakar, ledakan tersebut juga mengakibatkan rumah Sukijan hancur berantakan pada bagian dapur.

“Meski di dalam hancur berantkan, tapi atapnya masih utuh,” pungkas Rudi Darmawan. *)

Berita Terkait

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang
Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi
Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang
Truk Muatan Buah Naga Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya
Truk Parkir Sembarangan di Jombang, Polisi Datang, Sopir Panik, Pancasila Dihafalkan
Hujan Lebat, Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:50

Tanpa Kasir, Tanpa Batas, Ratusan Warga Serbu Bazar Baju Yayasan Darul Ulum Bandung Jombang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01

Tinggal Sendirian, Pria di Janti Jombang Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:57

Dari Menghentikan Sopir Bus Mabuk, Kapolres Jombang Beri Penghargaan ke 15 Polisi Berprestasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:17

Kapolres Jombang Turun ke Ladang, Bawa Jagung dan Asa yang Tak Cuma Jadi Dokumentasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:20

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Perak Jombang, Nyawa Satu Pemotor Melayang

Berita Terbaru